Minggu, 21 Desember 2014 Waktu: 06:42

Berita / AS / Pemilu AS

Obama Bela Dukungannya atas Perkawinan Sesama Jenis

Presiden Obama mengatakan dalam acara di New York, perkawinan sesama jenis tidak memperlemah tetapi justru memperkuat keluarga.

Presiden Barack Obama mengimbau dicabutnya undang-undang federal yang mengatakan bahwa perkawinan hanya antara laki-laki dan perempuan (foto: dok).
Presiden Barack Obama mengimbau dicabutnya undang-undang federal yang mengatakan bahwa perkawinan hanya antara laki-laki dan perempuan (foto: dok).

Artikel Terkait

Mitt Romney Dukung Perkawinan Tradisional

Calon partai Republik, Mitt Romney membela perkawinan tradisional antara laki-laki dan perempuan, sementara sebelumnya Presiden Obama mendukung legalisasi perkawinan sesama jenis.
Presiden Amerika Barack Obama hari Senin membela pandangannya bahwa pasangan sesama jenis berhak menikah dan Amerika belum pernah rugi kalau “memperluas hak dan tanggung jawab bagi semua orang.”

Kata Obama, perkawinan sesama jenis tidak memperlemah tetapi justru memperkuat keluarga. Ia berbicara dihadapan pendukung gay dan lesbian dalam pengumpulan dana yang diadakan penyanyi Ricky Martin di New York.

Ini adalah pernyataan pertama sejak ia mengumumkan dukungan pribadinya atas hak menikah bagi pasangan sesama jenis minggu lalu. Partai Demokrat berharap pandangan Obama akan membangkitkan lagi semangat pendukungnya yang frustrasi karena sebelumnya ia mengatakan pandangannya atas perkawinan sesama jenis “masih terus berkembang.”

Obama juga mengimbau dicabutnya Undang-Undang Defense of Marriage, sebuah hukum federal yang menyatakan bahwa perkawinan hanyalah antara laki-laki dan perempuan.

Sekitar 200 orang menghadiri acara pengumpulan dana di kota New York tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: happy gunawan dari: malang
25.05.2012 09:14
Tanda-tanda akhir jaman ... Obama mungkin berkompeten bila berbicara dalam hal politik, tapi dalam hal moralitas dan spritualitas dia sama sekali bukan orang yang berkompeten dan tidak layak untuk di dengar.


oleh: sololoquy dari: jakartrok
15.05.2012 22:47
Bapak Presiden yang maha bijak, mengapa para ahli tidak diajak untuk membahas masalah ini? Aapabila seorang homoseks atau lesbian menikah dengan mereka yg sejenis, itu bukanlah masalah. Yang menjadi masalah yaitu mereka (kaum homoseks dan lesbian) selalu berusaha merayu manusia normal dan merubah hasrat seksual mereka dari heteroseks normal menjadi pencinta sejenis (lesbian/homo). Bukankah anda harus melindungi rakyat anda para heteroseks normal agar tidak terjerumus oleh para pelaku seks sejenis ini?


oleh: dika dari: jakarta
15.05.2012 21:45
no matter what lah, itu HUMAN RIGHTS lagi juga gue salut kok sama obama semoga kehidupan beragama jg dibebasin asalkan tarak etika mereka di atas normal lah dan gak menggangu kehidupan org. Semoga dunia tambah damai yah


oleh: Anonim
15.05.2012 19:23
ya si obama rusako tak kota jadi ancurin aja amerika lah. amerika homogen obama . laki wanita kawin jadi teknologi maju . kalo laki sama laki jadi apaan cuma banyak banyak ancurnya ayo homogen obama amerika rusak .


oleh: tegar manatar dari: medan
15.05.2012 17:01
semua orang berhak untuk mendapatkan kebahagian, buka mata dan perluas wawasan....


oleh: emhon dari: jakarta
15.05.2012 13:14
tetep ajah walau gimana pun,
yg nama'a pernikahan homo(sejenis) dilarang agama manapun...
buat apah ada laki2 dan perempuan, kalo sejenis diijinkan menikah,
haduh..
obama2, perdalam lah agamamu sendiri....


oleh: randy dari: medan
15.05.2012 12:56
makin gila aja dunia ini........yaa orangnya...ya pikirannya....


oleh: izmu dari: bogor
15.05.2012 12:07
Maho obama

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
i
|| 0:00:00
...  
🔇
X
  • Javier Yanez berdiri di balkon rumahnya dimana ia menggantung bendera Amerika Serikat dan bendera Kuba di Old Havana, Kuba. Setelah pengumuman mengejutkan pada hari Rabu mengenai pemulihan hubungan diplomatik antara Kuba dan AS, banyak warga Kuba menyatakan harapan bahwa itu berarti dibukanya akses yang lebih besar pada pekerjaan dan terangkatnya perekonomian mereka yang terpuruk.

     
  • Seorang legislator Pakistan menaruh bunga di sebuah lokasi peringatan di Islamabad untuk mengenang para siswa dan guru yang dibunuh oleh militan Taliban di sebuah sekolah yang dikelola oleh militer di Peshawar pada hari Selasa.

     
  • Para pendukung gerakan Gulen mengibarkan bendera Turki ketika mereka berkumpul di luar Istana Keadilan (Justice Palace) di Istanbul. Pengadilan Turki menahan seorang eksekutif media dan tiga orang lainnya pada hari  persidangan yang ditunda hari Jumat dengan tuduhan mereka terlibat kelompok teroris, dalam sebuah kasus dimana Presiden Tayyip Erdogan bersikukuh mempertahankan keputusannya itu sebagai jawaban terhadap"'operasi kotor" oleh musuh-musuhnya.

     
  • Seorang anak penjual topi dan topeng Santa Claus terlihat di persimpangan lalu lintas, di Bangalore, India. Meskipun pemeluk Nasrani hanya mencapai dua persen lebih dari populasi India yang mencapai 1 milyar lebih dimana Hindu menjadi agama utama, Natal dirayakan dengan cukup meriah di negara itu.

     
  • Polisi perbatasan Israel menahan seorang pengunjuk rasa Palestina setelah acara doa untuk Menteri Kabinet Palestina Ziad Abu Ain, yang jatuh segera setelah protes pada tanggal 10 Desember di desa Turmus Aya, di wilayah Tepi Barat, ketika mereka bentrok dengan pasukan Israel di dekat desa tersebut di luar Ramallah.

     
  • Tiga nelayan melihat ke arah Gunung Gamalama yang menyemburkan abu ke udara saat meletus di Ternate, Pulau Maluku.  Indonesia menutup sementara sebuah bandara domestik setelah gunung yang terletak di bagian timur Indonesia itu memuntahkan abu setinggi  ratusan meter ke udara.

     
  • Para guru dan siswa berdiri dalam formasi bunga teratai untuk menandai ulang tahun ke-15 kembalinya daerah administratif khusus Macau ke China di sebuah SD di Lianyungang, Provinsi Jiangsu, China timur. Presiden Cina Xi Jinping mengunjungi Macau untuk perayaan ulang tahun itu.

     
  • Tiga dari empat anak cheetah kembar empat yang baru lahir tampak di kandang mereka di kebun binatang Praha, Republik Ceko. Keempatnya lahir pada 21 November 2014. Para ilmuwan mengatakan kelahiran seekor cheetah sangat penting untuk menyelamatkan spesies itu, yang terancam punah.

     
  • Gelombang laut memukul kapal tanker Indonesia yang kandas di Narathiwat di Thailand Selatan. Kapal tanker itu yang sarat dengan minyak sawit dan sebelumnya dibajak oleh awaknya dan kemudian disita oleh otoritas Thailand, berlabuh sekitar 400 meter dari pantai tapi angin kencang dan gelombang melepaskan kapal itu kembali ke laut.

     
  • Pohon Natal dengan lampu-lampunya terlihat di kota tua di Kaunas, Lithuania.

     
  • Dua petugas pembersih jendela dalam kostum  kuda dan kambing, binatang zodiak, membersihkan kaca luar sebuah hotel di Tokyo. Dalam acara akhir tahun serah terima "zodiak" , petugas dengan kostum tahun kuda yang akan berlalu menyerahkan alat pembersih jendela kepada petugas dengan zodiak selanjutanya yang berkostum kambing.

     
  • Seorang penonton dengan hiasan kepala menonton pertandingan kelima dan terakhir  pertandingan dunia antara Pakistan dan Selandia Baru di Stadion Kriket Internasional Zayed di Abu Dhabi, UEA.

     
  • Gambar yang diambil hari Jumat dari puncak menara al-Hamra menunjukkan pemandangan kota Kuwait saat matahari terbenam. Menara ini merupakan pencakar langit tertinggi di Kuwait dan salah satu dari 10 menara tertinggi di dunia.

     
  • Orang-orang berjalan di sebuah pusat perbelanjaan yang dihiasi dengan lampu Natal di Berlin, Jerman.

     
Video

Video Gamelan Sari Raras

Gamelan Sari Raras yang merupakan bagian dari Departemen Musik, University of California Berkeley (UC Berkeley). Dibentuk sejak tahun 1988 oleh Midiyanto, pengajar gamelan di UC Berkeley dan Ben Brinner, kepala Departemen Musik. Selengkapnya simak liputan Tim VOA berikut ini.
Video

Video Film 'The Interview' Batal Putar

Sony Pictures diperkirakan rugi sekitar 100 juta dolar karena batalnya pemutaran film "The Interview" akibat ancaman serangan ke bioskop-bioskop yang menayangkannya. Film komedi ini adalah kisah fiktif tetapi diprotes Korea Utara karena menampilkan upaya pembunuhan Kim Jong Un.
Video

Video Menetas Generasi Muda Pecinta Lingkungan

Organisasi nirlaba The Nature Conservancy mengajak siswa 25 sekolah kejuruan lingkungan Amerika berkenalan lebih dekat dengan alam. Mereka bertahan hidup 2 minggu tanpa teknologi yang biasa digunakan. Ikuti aktivitas mereka di Santa Rosa Plateau, California, bersama tim VOA.
Video

Video Bertani dengan Mikroba

Terlepas dari pandangan bahwa mikroba merupakan perusak dan penyebab penyakit tanaman dan ternak, banyak negara justru menggunakannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Apa upaya Amerika Serikat? Ikuti dalam liputan tim VOA dari North Carolina.
 Aktivitas di Facebook