Selasa, 31 Maret 2015 Waktu: 10:17

Berita / AS / Pemilu AS

Obama Bela Dukungannya atas Perkawinan Sesama Jenis

Presiden Obama mengatakan dalam acara di New York, perkawinan sesama jenis tidak memperlemah tetapi justru memperkuat keluarga.

Presiden Barack Obama mengimbau dicabutnya undang-undang federal yang mengatakan bahwa perkawinan hanya antara laki-laki dan perempuan (foto: dok).
Presiden Barack Obama mengimbau dicabutnya undang-undang federal yang mengatakan bahwa perkawinan hanya antara laki-laki dan perempuan (foto: dok).

Artikel Terkait

Mitt Romney Dukung Perkawinan Tradisional

Calon partai Republik, Mitt Romney membela perkawinan tradisional antara laki-laki dan perempuan, sementara sebelumnya Presiden Obama mendukung legalisasi perkawinan sesama jenis.
Presiden Amerika Barack Obama hari Senin membela pandangannya bahwa pasangan sesama jenis berhak menikah dan Amerika belum pernah rugi kalau “memperluas hak dan tanggung jawab bagi semua orang.”

Kata Obama, perkawinan sesama jenis tidak memperlemah tetapi justru memperkuat keluarga. Ia berbicara dihadapan pendukung gay dan lesbian dalam pengumpulan dana yang diadakan penyanyi Ricky Martin di New York.

Ini adalah pernyataan pertama sejak ia mengumumkan dukungan pribadinya atas hak menikah bagi pasangan sesama jenis minggu lalu. Partai Demokrat berharap pandangan Obama akan membangkitkan lagi semangat pendukungnya yang frustrasi karena sebelumnya ia mengatakan pandangannya atas perkawinan sesama jenis “masih terus berkembang.”

Obama juga mengimbau dicabutnya Undang-Undang Defense of Marriage, sebuah hukum federal yang menyatakan bahwa perkawinan hanyalah antara laki-laki dan perempuan.

Sekitar 200 orang menghadiri acara pengumpulan dana di kota New York tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: happy gunawan dari: malang
25.05.2012 09:14
Tanda-tanda akhir jaman ... Obama mungkin berkompeten bila berbicara dalam hal politik, tapi dalam hal moralitas dan spritualitas dia sama sekali bukan orang yang berkompeten dan tidak layak untuk di dengar.


oleh: sololoquy dari: jakartrok
15.05.2012 22:47
Bapak Presiden yang maha bijak, mengapa para ahli tidak diajak untuk membahas masalah ini? Aapabila seorang homoseks atau lesbian menikah dengan mereka yg sejenis, itu bukanlah masalah. Yang menjadi masalah yaitu mereka (kaum homoseks dan lesbian) selalu berusaha merayu manusia normal dan merubah hasrat seksual mereka dari heteroseks normal menjadi pencinta sejenis (lesbian/homo). Bukankah anda harus melindungi rakyat anda para heteroseks normal agar tidak terjerumus oleh para pelaku seks sejenis ini?


oleh: dika dari: jakarta
15.05.2012 21:45
no matter what lah, itu HUMAN RIGHTS lagi juga gue salut kok sama obama semoga kehidupan beragama jg dibebasin asalkan tarak etika mereka di atas normal lah dan gak menggangu kehidupan org. Semoga dunia tambah damai yah


oleh: Anonim
15.05.2012 19:23
ya si obama rusako tak kota jadi ancurin aja amerika lah. amerika homogen obama . laki wanita kawin jadi teknologi maju . kalo laki sama laki jadi apaan cuma banyak banyak ancurnya ayo homogen obama amerika rusak .


oleh: tegar manatar dari: medan
15.05.2012 17:01
semua orang berhak untuk mendapatkan kebahagian, buka mata dan perluas wawasan....


oleh: emhon dari: jakarta
15.05.2012 13:14
tetep ajah walau gimana pun,
yg nama'a pernikahan homo(sejenis) dilarang agama manapun...
buat apah ada laki2 dan perempuan, kalo sejenis diijinkan menikah,
haduh..
obama2, perdalam lah agamamu sendiri....


oleh: randy dari: medan
15.05.2012 12:56
makin gila aja dunia ini........yaa orangnya...ya pikirannya....


oleh: izmu dari: bogor
15.05.2012 12:07
Maho obama

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
i
|| 0:00:00
...  
🔇
X
  • Seorang anggota pasukan keamanan Irak berlari untuk memasang bendera nasional ketika mereka mengelilingi Tikrit dalam bentrokan untuk merebut kembali kota tersebut dari militan ISIS, 130 kilometer wilayah utara Baghdad.
  • Seorang pria Kashmir membantu evakuasi warga lokal dari sebuah wilayah yang dilanda banjir di Srinagar.
  • Kendaraan serbu amfibi milik Marinir Korea Selatan menembakkan granat asap ke pantai dalam latihan gabungan antara Marinir AS dan Korea Selatan di pelabuhan Pohang tenggara.
  • Para pendukung kandidat oposisi partai APC Jenderal Muhammadu Buhari merayakan kemenangan senator di distrik Kano Pusat yang merupakan distrik asal kandidat APC Rabiu Musa Kwankwaso, di Kano, Nigeria utara, dengan akrobat motor. Warga Nigeria menunggu hasil pemilihan presiden terketat sepanjang sejarah negara tersebut dengan cemas dan penuh harapan pada saat yang bersamaan.
  • Seorang anggota media Iran berjalan di atas papan catur di tempat terbuka di lokasi negosiasi program nuklir Iran, antara pejabat Iran dan perwakilan dari dunia di Lausanne, Swiss.
  • Volume komuter di jam sibuk di sebuah jalan di Hanoi, Vietnam.
  • Seekor kucing Bengalla dinilai oleh seorang anggota juri di pameran Kucing Dunia di Athena, Yunani, 29 Maret 2015.
  • Saudara kembar non identik berusia 18 bulan, Nacho Guirado (kiri) dan Asier menangis ketika digendong oleh ayah mereka Ignacio (kiri) dan paman mereka Jose Carlos, yang juga kembar, sambil mengangkat kendaraan hias yang mengangkut patung Sang Perawan di dalam sebuah gereja dalam prosesi Minggu Palem di awal Pekan Suci di Malaga, Spanyol selatan, 29 Maret 2015.
  • Seorang pria memperhatikan sebuah pameran berjudul "Oh! Future Sensation" sebagai bagian dari perayaan ulang tahun Saint-Gobain ke-350, di Sao Paulo, Brazil.
  • Ratusan singa laut berbaring di dermaga di Astoria, Oregon, USA, 29 Maret 2015. Lebih dari 2.300 singa laut California menguasai dermaga penduduk pesisir dan mereka diperkirakan tinggal di sana sampai aliran ikan kepala batu dan salmon yang mereka makan habis pada akhir Mei, menurut para pejabat.
  • Gunung berapi Villarrica memuntahkan asap dan lava, seperti terlihat dari Santiago selatan, Brazil, 29 Maret 2015.
Galeri Foto

Galeri Foto 30 Maret 2015

Video

Video Iran dan P5 Berusaha Penuhi Tenggat Waktu Perjanjian Nuklir

Juru runding Iran dan kelompok negara P5 yaitu AS, Inggris, Perancis, Rusia dan China berada di Swiss guna memenuhi tenggat 31 Maret untuk mencapai kesepakatan program nuklir Iran. Gedung Putih menyatakan kunci perundingan terletak di tangan Iran. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington.
Video

Video Kilas VOA 30 Maret 2015

Iran dan 5 negara kuat dunia kembali berunding guna mencapai kesepakatan nuklir. Pemilu Nigeria tetap berlangsung meski dihadang sejumlah serangan. Ratusan mengikuti prosesi di Yerusalem menandai minggu suci umat Katolik. Memperingati Earth Hour, monumen di 170 negara mematikan listrik selama sejam.
 Aktivitas di Facebook