Kamis, 23 Oktober 2014 Waktu UTC: 03:01

Berita / AS / Pemilu AS

Obama Bela Dukungannya atas Perkawinan Sesama Jenis

Presiden Obama mengatakan dalam acara di New York, perkawinan sesama jenis tidak memperlemah tetapi justru memperkuat keluarga.

Presiden Barack Obama mengimbau dicabutnya undang-undang federal yang mengatakan bahwa perkawinan hanya antara laki-laki dan perempuan (foto: dok).
Presiden Barack Obama mengimbau dicabutnya undang-undang federal yang mengatakan bahwa perkawinan hanya antara laki-laki dan perempuan (foto: dok).

Artikel Terkait

Mitt Romney Dukung Perkawinan Tradisional

Calon partai Republik, Mitt Romney membela perkawinan tradisional antara laki-laki dan perempuan, sementara sebelumnya Presiden Obama mendukung legalisasi perkawinan sesama jenis.
Presiden Amerika Barack Obama hari Senin membela pandangannya bahwa pasangan sesama jenis berhak menikah dan Amerika belum pernah rugi kalau “memperluas hak dan tanggung jawab bagi semua orang.”

Kata Obama, perkawinan sesama jenis tidak memperlemah tetapi justru memperkuat keluarga. Ia berbicara dihadapan pendukung gay dan lesbian dalam pengumpulan dana yang diadakan penyanyi Ricky Martin di New York.

Ini adalah pernyataan pertama sejak ia mengumumkan dukungan pribadinya atas hak menikah bagi pasangan sesama jenis minggu lalu. Partai Demokrat berharap pandangan Obama akan membangkitkan lagi semangat pendukungnya yang frustrasi karena sebelumnya ia mengatakan pandangannya atas perkawinan sesama jenis “masih terus berkembang.”

Obama juga mengimbau dicabutnya Undang-Undang Defense of Marriage, sebuah hukum federal yang menyatakan bahwa perkawinan hanyalah antara laki-laki dan perempuan.

Sekitar 200 orang menghadiri acara pengumpulan dana di kota New York tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: happy gunawan dari: malang
25.05.2012 02:14
Tanda-tanda akhir jaman ... Obama mungkin berkompeten bila berbicara dalam hal politik, tapi dalam hal moralitas dan spritualitas dia sama sekali bukan orang yang berkompeten dan tidak layak untuk di dengar.


oleh: sololoquy dari: jakartrok
15.05.2012 15:47
Bapak Presiden yang maha bijak, mengapa para ahli tidak diajak untuk membahas masalah ini? Aapabila seorang homoseks atau lesbian menikah dengan mereka yg sejenis, itu bukanlah masalah. Yang menjadi masalah yaitu mereka (kaum homoseks dan lesbian) selalu berusaha merayu manusia normal dan merubah hasrat seksual mereka dari heteroseks normal menjadi pencinta sejenis (lesbian/homo). Bukankah anda harus melindungi rakyat anda para heteroseks normal agar tidak terjerumus oleh para pelaku seks sejenis ini?


oleh: dika dari: jakarta
15.05.2012 14:45
no matter what lah, itu HUMAN RIGHTS lagi juga gue salut kok sama obama semoga kehidupan beragama jg dibebasin asalkan tarak etika mereka di atas normal lah dan gak menggangu kehidupan org. Semoga dunia tambah damai yah


oleh: Anonim
15.05.2012 12:23
ya si obama rusako tak kota jadi ancurin aja amerika lah. amerika homogen obama . laki wanita kawin jadi teknologi maju . kalo laki sama laki jadi apaan cuma banyak banyak ancurnya ayo homogen obama amerika rusak .


oleh: tegar manatar dari: medan
15.05.2012 10:01
semua orang berhak untuk mendapatkan kebahagian, buka mata dan perluas wawasan....


oleh: emhon dari: jakarta
15.05.2012 06:14
tetep ajah walau gimana pun,
yg nama'a pernikahan homo(sejenis) dilarang agama manapun...
buat apah ada laki2 dan perempuan, kalo sejenis diijinkan menikah,
haduh..
obama2, perdalam lah agamamu sendiri....


oleh: randy dari: medan
15.05.2012 05:56
makin gila aja dunia ini........yaa orangnya...ya pikirannya....


oleh: izmu dari: bogor
15.05.2012 05:07
Maho obama

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
VOA Pop News Eps 17i
X
23.10.2014
Ian Umar dan Debbie Sumual Patlis kembali menemani Anda dalam VOA Pop News. Kali ini akan menampilkan keriaan warga Washington DC saat nobar pelantikan Presiden Jokowi, dan profil warga Indonesia yang berkerja di Disney World, Gyscha Rendy. Simak juga "Hollywood Buzz" bersama Vina Mubtadi.
Video

Video VOA Pop News Eps 17

Ian Umar dan Debbie Sumual Patlis kembali menemani Anda dalam VOA Pop News. Kali ini akan menampilkan keriaan warga Washington DC saat nobar pelantikan Presiden Jokowi, dan profil warga Indonesia yang berkerja di Disney World, Gyscha Rendy. Simak juga "Hollywood Buzz" bersama Vina Mubtadi.
Video

Video Jokowi -JK Perlu Bentuk Pemerintahan Yang Profesional

Hiruk pikuk transisi demokrasi telah usai, kini pasangan Jokowi-JK resmi menjadi pemimpin negara dan mengemban amanah rakyat. Namun menurut sejumlah pengamat, Presiden Jokowi akan menghadapi tantangan yang besar.
Video

Video Sunday Drum Circle, Tradisi Taman Ibukota AS

Washington DC bias dikenal sebagai ibukota AS, kota yang dekat dengan kekuasaan. Namun ada satu acara komunitas yang tak banyak diketahui orang, kecuali warga setempat, diantaranya "Sunday Drum Circle:. Simak dalam Laporan VOA berikut ini bersama Patsy Widakuswara.
Video

Video Kilas VOA 23 Oktober 2014

Aksi penembakan di gedung parlemen Kanada. Parlemen Kurdi Irak setuju mengirim bala bantuan bagi pasukan Kurdi di Kobani, Suriah. Burkina Faso mempertimbangkan penghapusan pembatasan masa jabatan presiden. Kontroversi bar bermenu serba Vladimir Putin di Kyrgyzstan.
Video

Video Layar Ponsel Makin Lebar, Penjualan Tablet Turun - VOA untuk Dunia Tekno

Data penjualan elektronik terbaru menunjukkan, penjualan tablet cenderung turun. Selain mahalnya tablet yang membuat orang sulit melepas iPad atau Galaxy Tab lama, smartphone berlayar sekitar lima inci juga membuat sebagian konsumen tak lagi membutuhkan tablet. Selengkapnya dilaporkan tim VOA.
 Aktivitas di Facebook