Rabu, 25 Mei 2016 Waktu: 18:03

    Berita / AS

    Obama Kurangi Dana Perang Afghanistan dalam Proposal Anggaran

    Presiden Amerika Barack Obama mengurangi pendanaan untuk perang di Afghanistan untuk tahun fiskal 2014.

    Tentara Amerika Serikat di Afghanistan. (Foto: Dok)
    Tentara Amerika Serikat di Afghanistan. (Foto: Dok)
    Kantor berita Reuters mengutip staf Gedung Putih yang tidak disebut namanya, bahwa Presiden AS Barack Obama mengurangi permintaannya untuk dana perang di Afghanistan sebesar 10 persen untuk anggaran fiskal 2014. Laporan itu menyebutkan presiden mengurangi permintaan awalnya dari US$88,5 miliar menjadi $79,4 miliar.

    Pihak Gedung Putih, Jumat (17/5), mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan perubahan itu dilakukan dengan memperhitungkan penarikan pasukan yang akan dimulai tahun depan.

    Presiden telah menetapkan 2014 sebagai target menarik sebagian besar pasukan tetapi mempertahankan sejumlah tentara di sana guna mendukung pasukan Afghanistan dan melakukan beberapa operasi. Wartawan VOA melaporkan terjadi peningkatan lalu lintas di perbatasan Afghanistan dan Pakistan karena makin banyak truk yang sarat peralatan militer meninggalkan Afghanistan menjelang penarikan pasukan Amerika.

    Sementara itu, Departemen Pertahanan sedang mengupayakan persetujuan Kongres mengalihkan anggarannya sekitar 10 miliar dolar guna menutup kenaikan biaya perang di Afghanistan.

    Belum jelas tanggapan Kongres atas permintaan itu.

    Lihat Juga

    Tim Mahasiswa UGM Kembangkan Aplikasi Pemetaan Dampak Gempa Bumi

    Aplikasi bernama Seismo Sense ini mampu mengkoordinasikan laporan masyarakat secara cepat dan lebih akurat untuk penanganan dampak gempa bumi yang lebih baik. Selengkapnya

    Penguasa Arab Saudi Beradaptasi dengan Era Media Sosial

    Penguasa Al Saud telah mulai mencoba membentuk debat daring dengan kampanye-kampanye media yang dikelola dengan sangat hati-hati. Selengkapnya

    HRW Desak Pemerintah Libatkan Ahli Forensik untuk Gali Kuburan Massal

    Tanpa ahli forensik, penggalian dapat menghancurkan bukti penting dan akan membuat identifikasi mayat sangat rumit, menurut Human Rights Watch. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami