Rabu, 01 Juni 2016 Waktu: 04:47

    Berita / AS

    Menhan AS Cabut Larangan Bertempur bagi Perempuan AS

    Menteri Pertahanan Amerika Leon Panetta telah mencabut larangan bagi perempuan untuk bertugas dalam posisi tempur militer.

    Menhan AS Leon Panetta saat memberikan keterangan pers di Pentagon mengenai pencabutan larangan bertempur bagi perempuan AS, Kamis (24/1).
    Menhan AS Leon Panetta saat memberikan keterangan pers di Pentagon mengenai pencabutan larangan bertempur bagi perempuan AS, Kamis (24/1).
    Menhan Leon Panetta mengatakan perempuan telah “membuktikan kemampuan mereka mengabdi dalam sejumlah peran yang semakin luas dalam dinas militer, sehingga perubahan itu akan memperkuat kemampuan angkatan bersenjata Amerika untuk memenangkan perang.

    Ketika berbicara dalam upacara di Pentagon untuk mengenang pemimpin hak-hak sipil Martin Luther King Jr., Panetta mengatakan militer Amerika lebih mampu dan lebih kuat “apabila kita menggunakan seluruh kekuatan beragam rakyat Amerika yang begitu besar.”

    Kebijakan baru itu bisa membuka lebih dari 230.000 posisi medan tempur bagi perempuan dalam Angkatan Darat, Laut, Udara dan Marinir.

    Mengabdi dalam posisi-posisi tempur selama ini selalu menjadi keuntungan bagi memajukan karir prajurit melalui kenaikan pangkat, dan perempuan telah lama mengeluh tentang ketidak-mungkinan mereka mengisi posisi-posisi semacam itu.

    Lihat Juga

    Hakim Kabulkan Permohonan Ganti Identitas Kelamin

    Pengadilan Negeri Bantul, Yogyakarta akhirnya mengabulkan tuntutan ganti identitas kelamin yang diajukan seorang pensiunan hakim. Dia yang selama ini dikenal sebagai perempuan dan sehari-hari mengenakan kerudung, mulai Selasa 31 Mei 2016 telah resmi menjadi laki-laki. Selengkapnya

    Perusahaan AS, Eropa Sepakat Cegah Ujaran Kebencian lewat Internet

    Beberapa perusahaan media sosial dunia telah berkomitmen untuk mencegah penggunaan media sosial oleh teroris guna menyebarkan kebencian terhadap siapa pun. Selengkapnya

    Moskow Kecam Rencana NATO Perkuat Pertahanan di Eropa Timur dan Baltik

    Seorang utusan Rusia untuk NATO di Brussels menuduh kelompok itu beralih ke metode Perang Dingin. Selengkapnya

    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami