Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 00:42

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Ledakan Bom di Pakistan, 80 Tewas

80 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 100 lainnya cedera dalam serangan bom yang menarget kaum Syiah di Pakistan barat daya, Sabtu (16/2).

Warga setempat mengamati reruntuhan pasar yang hancur akibat ledakan bom di Quetta, Pakistan, Minggu pagi (17/2). Sedikitnya 80 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka dalam insiden ledakan bom, Sabtu (16/2) di wilayah yang banyak dihuni warga Syiah di Pakistan barat daya ini.
Warga setempat mengamati reruntuhan pasar yang hancur akibat ledakan bom di Quetta, Pakistan, Minggu pagi (17/2). Sedikitnya 80 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka dalam insiden ledakan bom, Sabtu (16/2) di wilayah yang banyak dihuni warga Syiah di Pakistan barat daya ini.
UKURAN HURUF - +
Kepolisian Pakistan mengatakan angka korban tewas meningkat menjadi 80 orang dan lebih dari 100 lainnya cedera dalam serangan bom yang menarget kaum Syiah di Pakistan barat daya.

Kenaikan angka korban tewas tersebut disebabkan tewasnya para korban yang cedera parah akibat serangan hari Sabtu (16/2).

Seorang polisi senior mengatakan bom diledakkan lewat pengendali jarak jauh di daerah yang didominasi kaum Syiah di kota Quetta. Ia mengatakan kebanyakan korban adalah kaum Syiah, dan mencakup perempuan dan anak-anak.

Jurubicara kelompok Sunni terlarang, Lashkar-e-Jhangvi, mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.

Serangan hari Sabtu adalah yang terparah di Quetta sejak serangkaian pemboman tanggal 10 Januari di kawasan penduduk Syiah disana yang menewaskan 92 orang. Lashkar-e-Jhangvi juga mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya