Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 21:30

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Kepala Intelijen Afghanistan Terluka dalam Serangan Teroris

Para pejabat Afghanistan mengatakan, kepala intelijen negara itu menjalani pembedahan setelah terluka dalam percobaan pembunuhan di Kabul.

Polisi Afghanistan mengamankan lokasi serangan pembom bunuh diri di Kabul, yang melukai kepala intelijen Afghanistan, Asadullah Khalid hari Kamis (6/12).
Polisi Afghanistan mengamankan lokasi serangan pembom bunuh diri di Kabul, yang melukai kepala intelijen Afghanistan, Asadullah Khalid hari Kamis (6/12).
UKURAN HURUF - +
Direktorat Keamanan Nasional (NDS) mengatakan, Asadullah Khalid terluka dalam yang disebutnya serangan teroris, Kamis, ketika seorang pembom bunuh diri menyerang wisma di ibukota.

Juru bicara NDS Shafiqullah Tahiri mengatakan penyerang tersebut membawa pesan damai atas nama Taliban ketika dia meledakkan bom di dalam wisma tersebut, yang digunakan oleh badan intelijen.

Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu, dan mengatakan Khalid adalah sasaran mereka dan bahwa sejumlah pejabat intelijen Afghanistan juga terluka dalam pemboman itu.

Presiden Hamid Karzai menjenguk Khalid di rumahsakit dan mengatakan bahwa para dokter memberitahunya Khalid dalam keadaan baik. Presiden Karzai memberitahu para wartawan kepala intelijen Afghanistan itu kemungkinan akan dikirim ke luar negeri untuk pengobatan.

Khalid, yang dekat dengan keluarga Karzai, mengambil alih pimpinan badan intelijen pada bulan September setelah Presiden Karzai merombak kabinetnya. Setelah menduduki jabatan baru itu, Khalid memimpin operasi agresif menentang Taliban.

Seorang pejabat NDS dan kawan dekat Khalid yang tidak bersedia disebut namanya memberitahu VOA bahwa kepala intelijen itu luka parah pada bagian kanan tubuhnya, terutama di perut, kaki dan tangan, tapi dia kemungkinan untuk bertahan hidup.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya