Rabu, 19 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 16:36

Berita / AS

FDA Usulkan Aturan Baru soal Keamanan Pangan AS

Badan Makanan dan Obat-Obatan Amerika (FDA) telah mengusulkan perubahan paling dramatis pada aturan keamanan makanan dalam beberapa dekade.

Salah satu perebakan penyakit akibat makanan terakhir di AS berhubungan dengan buah cantaloupe (foto: dok).
Salah satu perebakan penyakit akibat makanan terakhir di AS berhubungan dengan buah cantaloupe (foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Berdasarkan peraturan baru yang diumumkan hari Jumat, perusahaan-perusahaan domestik dan asing yang akan menjual makanan di Amerika harus menyerahkan rencana resmi kepada pemerintah Amerika mengenai apa yang akan mereka lakukan guna mencegah produk mereka membuat orang menjadi sakit.

Para petani harus meyakinkan pihak berwenang bahwa mereka menggunakan air bersih.

Presiden Barack Obama menandatangani RUU Modernisasi Keamanan Pangan menjadi UU dua tahun lalu. FDA mengatakan sekitar 30 ribu orang meninggal setiap tahun di Amerika karena penyakit yang disebabkan oleh makanan. Perebakan baru-baru ini berhubungan dengan selai kacang, bayam dan cantaloupe.

Beberapa pejabat kesehatan menuduh FDA beraksi atas perebakan keracunan makanan ketimbang mengambil langkah-langkah untuk mencegahnya.

Peraturan baru itu tidak akan berlaku sampai setahun guna memberi publik berkomentar dan FDA melakukan perubahan.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Obama Dikecam Dunia Atas Program Mata-Mata - Liputan Berita VOA

Seiring pertemuan pemimpin negara-negara G8 yang kini berlangsung di Irlandia Utara, muncul pembocoran informasi baru terkait program mata-mata yang dilakukan pemerintah Obama, atas metadata email dan panggilan telpon. Program yang dilakukan untuk mencegah aksi terror ini dikecam karena dianggap melanggar hak privasi warga dunia. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA dari Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang tentara NATO berjalan dengan kaki palsu menuju helikopter, setelah upacara serah terima keamanan dari pasukan NATO kepada pasukan Afghanistan di luar ibukota Kabul.
  • Seorang anak Bangladesh melemparkan seekor kambing dari sebuah perahu di Sungai Buriganga di Dhaka.
  • Seorang gadis mengatur boneka animasi di sebuah lapangan di Lingen, Jerman timur, menjelang upaya memecahkan rekor baru yang akan dilakukan bersama dengan sekitar 600 murid sekolah.
  • Seorang polisi militer menggunakan semprotan merica ke arah seorang pengunjuk rasa selama demonstrasi soal kondisi ekonomi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • PM Shinzo Abe Jepang (kiri belakang) menyentuh tangan Presiden Rusia Vladimir Putin saat mereka berjalan bersama Kanselir Jerman Angela Merkel dalam acara KTT G-8 di resor Lough Erne di Enniskillen, Irlandia Utara.
  • Seorang pria membaca koran di Lapangan Royal Enclosure pada hari pertama menjelang festival balap kuda di kota Ascot, Inggris selatan.
  • Foto udara dari Paris Air Show ke-50, di bandara Le Bourget dekat Paris, Perancis.
  • Para pemain kelompok sirkus Eoloh melakukan latihan yang terbuka untuk media di gedung Nuevo Teatro Alcala di Madrid, Spanyol.
  • Para seniman melakukan atraksi pada festival api tahunan di Kyiv, Ukraina.
Lainnya