Rabu, 22 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 23:20

Berita / Indonesia

Danau di Indonesia Alami Kekeringan dan Pencemaran

Kekeringan di sejumlah danau tidak hanya karena kemarau, tapi juga kerusakan akibat penebangan hutan dan pencemaran limbah pabrik kelapa sawit.

Danau Laut Tawar di Aceh alami pencemaran karena pengembangan daerah perkotaan. (Foto: dok).
Danau Laut Tawar di Aceh alami pencemaran karena pengembangan daerah perkotaan. (Foto: dok).
UKURAN HURUF - +
Direktur eksekutif nasional Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI), Abetnego Tarigan mengatakan berbagai faktor, termasuk penebangan hutan dan limbah pabrik, telah mengganggu ekosistem sejumlah danau di Indonesia.

Banyak danau mengalami penyusutan debit air, dan beberapa menjadi ekstrem karena penyusutannya di level permukaan air, jelas Abetnego.

“Misalnya di Danau Toba, penyusutan mencapai lima sampai 6 meter, ini sangat luar biasa. Penyusutan ini diikuti dengan tindakan mereklamasi. Jadi kawasan di pinggir danau, daratan diperluas untuk berbagai aktivitas. Di kawasan Danau Toba ini juga dikembangkan PLTA, kemudian juga hutan tanaman industri, lalu peternakan skala besar. Ini menunjukkan ada persoalan lain selain musim kemarau,” ujar Abetnego.

Ia menambahkan bahwa selain penurunan debit air danau akibat hutan tanaman industri, juga ditemukan berbagai bentuk pencemaran air danau. Abetnego mengatakan, dari pantauan WALHI, di Danau Sembulung, Kalimantan Tengah, kualitas airnya sangat berminyak akibat adanya pabrik-pabrik kelapa sawit di sekitar kawasan itu.

Pakar lingkungan dari Dewan Pemerhati Kehutanan dan Lingkungan Tatar Sunda, Sobirin, mengatakan, institusi pemerintah terkait seperti Kementerian Kehutanan dan Kementrian Pekerjaan Umum yang mengurus sektor air selama ini tidak berkordinasi dalam mengatasi masalah penurunan debit air dan pencemaran air danau. Padahal menurutnya, saat ini ada Peraturan Pemerintah No. 37/2012 soal pengelolaan daerah aliran sungai yang menjadi landasan kerja dari beberapa kementerian terkait.

“Perbedaan debit sungai di musim kemarau dan penghujan harus tetap sama. Cara mengatasinya adalah semua kementerian yang terkait harus duduk bersama supaya sektor kehutanan dan sektor air bisa bersinergi. Jika tidak diatur, tetap aja musim kemarau kering, musim penghujan banjir. Dan tentunya kita kan sudah komitmen dengan perubahan iklim yang menekankan, ‘Give more space of water’. Jadi berikanlah ruang air lebih banyak,” ujarnya.

Sobirin menambahkan, fenomena yang ada saat ini adalah alih fungsi lahan yang sangat mengganggu keberlanjutan alam.

Abetnego menekankan, partisipasi masyarakat untuk menjaga ekosistim danau agar tidak dijadikan ladang investasi skala besar harus dimulai.

“Danau ini tidak bisa lagi menjadi tempat menumpuknya investasi skala besar, tentu dengan dukungan yang cukup soal perlindungannya. Selain itu kita dorong partisipasi dari masyarakat untuk menjaga ekosistem dari danau ini,” tuturnya.

Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup menetapkan enam kriteria penilaian untuk menentukan status kerusakan danau-danau, termasuk faktor sedimentasi, pencemaran, penurunan kualitas dan kuantitas air yang tinggi, hingga pemanfaatan danau yang berlebihan. Konferensi Nasional Danau Indonesia II tahun lalu menyebutkan 15 danau menjadi danau prioritas 2010 sampai 2014 yang dipilih berdasarkan tingkat kerusakan dan dampaknya pada kehidupan masyarakat.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Brad Pitt, Iron Man II dan Tren 'Pencil Skirt' - VOA Pop News

Brad Pitt mengambil peran sebagai Zombie untuk menyenangkan anak-anaknya. Film apa yang akan dibintanginya ini? Simak jawabannya di episode ini. Simak juga komentar Gwyneth Paltrow tentang perannya dalam Iron Man III, dan tren 'Pencil Skirt' yang sedang digandrungi para selebritis Hollywood dalam VOA Pop News.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Tanda bertuliskan "Tuhan Memberkati Moore" dipasang di gedung teater Warren di Moore, Oklahoma, saat para pekerja memperbaiki bangunan yang rusak karena tornado itu (22/5). (Reuters/Adrees Latif)
  • Bendera Amerika terkulai di jendela yang hancur di rumah keluarga Wayne Osmus di Moore, Oklahoma. Keluarga Osmus bersembunyi di lemari Senin (20/5) setelah angin membuat mereka tidak dapat masuk ke tempat perlindungan badai. (AP/Allen Breed)
  • Charles Taber membuka bungker yang baru dibangun dua minggu lalu, yang menyelamatkan nyawanya dari tornado di Oklahoma City. (Reuters/Rick Wilking)
  • Pegawai perusahaan asuransi Farmers Insurance, Paul Gaipo, melihat mobil-mobil yang rusak karena tornado di sebuah mal yang hancur di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Tim pencarian dan penyelamatan dari Tennessee melakukan pencarian di Moore, Oklahoma (22/5).(AP/Charlie Riedel)
  • Susan Kates menyelamatkan barang-barang dari rumah temannya yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (AP/Charlie Riedel)
  • Claudia Clark membersihkan tempat pemakaman di Moore, Oklahoma (22/5).
  • Sisa kamar tidur dari rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma (22/5). (Reuters/Rick Wilking)
  • Rumah-rumah yang hancur karena tornado di Moore, Oklahoma, dilihat dari udara (21/5). (AP/Tony Guiterrez)
Galeri Foto

Galeri Foto Oklahoma Mulai Pemulihan Pasca Bencana

Moore di pinggiran Oklahoma City, negara bagian Oklahoma, memulai tugas berat pemulihan pasca tornado dahsyat yang menyapu kota itu pada 20 Mei.
Lainnya