Minggu, 26 Oktober 2014 Waktu UTC: 00:18

Berita / AS

Daerah Bencana Kekeringan di AS Bertambah 39 Wilayah

Pemerintah Amerika menyatakan daerah yang terkena bencana alam kekeringan telah bertambah 39 wilayah di delapan negara bagian AS.

Data yang dirilis tanggal 26 Juni 2012 menunjukkan peta wilayah yang terkena bencana kekeringan di AS. Menteri Pertanian AS Tom Vilsack mengumumkan penambahan wilayah yang terkena bencana sebanyak 39 wilayah dari delapan negara bagian (18/7).
Data yang dirilis tanggal 26 Juni 2012 menunjukkan peta wilayah yang terkena bencana kekeringan di AS. Menteri Pertanian AS Tom Vilsack mengumumkan penambahan wilayah yang terkena bencana sebanyak 39 wilayah dari delapan negara bagian (18/7).
Menteri Pertanian Amerika Tom Vilsack telah menyatakan daerah yang terkena bencana alam kekeringan telah bertambah sebanyak 39 wilayah di delapan negara bagian. Amerika sedang mengalami musibah kekeringan terburuk sejak tahun 1956.

Dengan pernyataan hari Rabu (18/7) tersebut, para petani dan peternak dapat memperoleh pinjaman suku bunga rendah dari pemerintah untuk menutupi kerugian mereka.

Menteri Pertanian AS, Tom Vilsack (Foto: dok)Menteri Pertanian AS, Tom Vilsack (Foto: dok)
x
Menteri Pertanian AS, Tom Vilsack (Foto: dok)
Menteri Pertanian AS, Tom Vilsack (Foto: dok)
Langkanya hujan dan suhu yang tinggi telah mengakibatkan 61 persen daratan Amerika Serikat dalam kekeringan ringan hingga berat tahun ini. Para pejabat pertanian mengatakan hampir 1.300 wilayah di 29 negara bagian telah dinyatakan sebagai daerah bencana untuk tahun pertanian 2012.

Vilsack bertemu dengan Presiden Barack Obama hari Rabu,  dan mengatakan 38 persen tanaman jagung dan 30 persen kacang kedele dinilai buruk hingga sangat buruk. Harga jagung dan kacang kedele telah membubung.

Vilsack mengatakan ia dan Presiden Obama bertekad untuk menjamin bahwa pertanian tetap sektor yang cerah dalam ekonomi Amerika.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook