Selasa, 18 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 19:24

Berita / Dunia

Banyak Negara Lambat Manfaatkan Kekuatan Twitter

Banyak negara terlambat menyadari kekuatan Twitter sebagai alat komunikasi, sehingga baru sedikit yang memiliki akun di media sosial tersebut.

Hanya sembilan dari 193 negara anggota PBB yang memiliki akun Twitter resmi dengan namanya. (Foto: Ilustrasi)
Hanya sembilan dari 193 negara anggota PBB yang memiliki akun Twitter resmi dengan namanya. (Foto: Ilustrasi)
UKURAN HURUF - +
Hanya sembilan dari 193 negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki akun Twitter dengan namanya, dan hanya tiga akun yang secara resmi diverifikasi oleh situs media sosial tersebut, menurut sebuah laporan.

Dalam “Twiplomacy,” sebuah studi yang dipublikasikan pekan lalu untuk melihat merek dagang suatu negara di Twitter, perusahaan komunikasi Burson-Marsteller mengatakan mereka menemukan bahwa sebagian besar akun bernama negara dimiliki oleh individual pribadi dan tiga dari lima diantaranya terbengkalai, tidak aktif, dibekukan atau diproteksi, yang berarti hanya bisa dilihat oleh pengguna yang telah disetujui.

“Hanya sedikit pemerintah dan organisasi pariwisata yang memahami kekuatan pemasaran dan merek dagang negara dalam Twitter,” ujar Matthias Luefkens, yang mengepalai unit praktik digital di Burson-Marsteller, dalam pernyataan tertulis.

Hanya Inggris, Israel dan Afrika Selatan yang telah diverifikasi Twitter sebagai akun-akun resmi yang dikelola pemerintah atau badan pariwisata, ujar Luefkens.

Akun Inggris merupakan bagian yang sukses dari kampanye “Britain is Great” yang diluncurkan Maret tahun ini. Sementara itu, akun Israel, dikelola oleh kementerian luar negeri, merupakan kanal Twitter resmi negara dan memiliki lebih dari 66.000 pengikut, menurut studi tersebut.

Akun Twitter Swedia @Sweden, yang memiliki 65.000 pengikut, dikelola bersama oleh lembaga milik pemerintah dan badan pariwisata negara, namun menurut Luefkens belum diverifikasi Twitter karena formatnya yang “demokratis.” Akun tersebut memperbolehkan seorang warga negara baru mengelola akun tersebut tiap minggu dan menulis apa saja yang ia mau.

Akun @Australia memiliki lebih dari 6.000 pengikut namun hanya memiliki satu status. Kelihatannya akun ini tidak resmi. Akun-akun Twitter Antigua Barbuda, Barbados, Lituania, Maladewa dan Spanyol dikelola oleh badan pariwisata masing-masing untuk mempromosikan sektor tersebut.

Akun yang paling banyak diikuti adalah Indonesia, yang isinya hanya tautan ke berita-berita mengenai negara ini dan memiliki 193.349 pengikut.

Banyak akun bernama negara yang dipegang oleh individu. Akun Mesir, misalnya, dikelola dari daerah pantai California dan profilnya menyebutkan “Saya bukan negara Mesir. OK? Saya. Bukan. Negara. Mesir.”

Pihak yang memiliki akun @Canada telah berulangkali menawarkan pemerintah Kanada membeli akunnya, sesuatu yang dilarang di Twitter, ujar Luefkens.

Ia mengatakan tidak terkejut karena lebih banyak pemerintah tidak memiliki kontrol atas akun Twitter bernamakan negaranya, karena “mereka baru sadar bahwa Twitter merupakan kendaraan komunikasi yang kuat.”

"Saya kira situasi ini akan segera berubah dan para pemerintah akan menjadi lebih aktif” dalam mengambil alih kontrol akun Twitter yang bernamakan negara mereka, ujarnya. (AFP)
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Teknologi Penentu Gol - VOA Sports

Pada babak perempat final Piala Dunia 2010, tayangan ulang memperlihatkan pemain tim nasional Inggris, Frank Lampard mencetak gol, yang ternyata malah dianulir, karena wasit dan hakim garis tidak melihat bola mengenai garis gawang. Peristiwa ini mendesak FIFA, untuk terus menguji coba penggunaan “Teknologi Penentu Goal” yang akan digunakan untuk pertama kalinya, pada pertandingan piala konfederasi di Brazil, pertengahan Juni ini. Ikuti selengkapnya bersama Rafki Hidayat dari VOA Washington DC.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang anak laki-laki melompat dari platform setinggi 10 meter di sebuah kolam renang di kota Tirol, Australia.
  • Seorang polisi wanita mengarahkan lalu lintas di tengah jalan di Pyongyang, Korea Utara.
  • Seorang wanita melempar garam dan cabe ke arah polisi yang memblokir jalan selama protes sengketa tanah di Phnom Penh, Kamboja.
  • Awan gelap tampak menyelimuti kota Paris, Perancis, menjelang terjadinya hujan badai.
  • Kabut menutupi kota Singapura yang diperparah dengan tingginya indeks standar polutan (PSI) pada pukul 4 sore waktu setempat.
  • Polisi anti huru-hara menembakkan gas air mata untuk membubarkan demonstran mahasiswa yang memprotes rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM di Makassar, Sulawesi Selatan.
  • Sebuah pesawat Boeing 737 milik maskapai Qantas, Australia terbang melalui pelangi di atas kota Sydney, Australia..
  • Para pemain Italia bersantai di Samudera Atlantik menjelang pertandingan sepak bola Piala Konfederasi di Rio de Janeiro, Brazil.
  • Seorang karyawan berpose dengan patung yang dibuat dari perunggu dan gading berjudul 'Tanara' karya Chiparus Demetre yang dipajang di rumah lelang Bonhams di London.
  • Pemandangan planet Bumi yang terlihat dari ruangan Cupola (kubah) pada Stasiun Antariksa Internasional (ISS) yang berada sekitar 300 kilometer di atas Bumi.
  • Ratu Inggris Elizabeth II dan anggota keluarga kerajaan meninggalkan Kapel St George setelah menghadiri Upacara tahunan di kastil Windsor, Inggris.
  • Arus sungai bergerak cepat menerpa sebuah patung Hindu selama hujan deras dan air pasang di kota Rishikesh, negara bagian Uttrakhand, India.
  • Puteri dari negara bagian Connecticut, AS Erin Brady bereaksi saat ia dimahkotai oleh Miss USA 2012 Nana Meriwether dan terpilih menjadi Miss USA 2013 di Planet Hollywood Resort and Casino di Las Vegas, Nevada.
  • Petugas pemadam kebakaran kota Bern mengumpulkan koloni lebah madu dari sebuah jendela rumah yang terbakar, dengan memakai pakaian pelindung dari sengatan lebah. Segerombolan lebah akan diberikan kepada peternak lebah lokal.
  • Sebuah kereta api bergerak melalui rel kereta yang tegenang banjir setelah hujan lebat di kota Mumbai, India.
Lainnya