Kamis, 20 Juni 2013 Waktu Washington, DC: 03:54

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Badai Tropis Wukong Tewaskan 11 Orang di Filipina

Lebih dari 6.000 warga mengungsi ke pusat-pusat evakuasi untuk menghindari badai tropis Wukong yang diperkirakan melintasi pulau Palawan di Filipina Barat, Kamis (28/12).

Filipina rentan terhadap bencana banjir yang diakibatkan hujan lebat dan tsunami (Foto: dok). Setelah dilanda topan Bopha awal bulan Desember ini, Filipina kembali dihantam badai tropis Wukong, Kamis (28/12).
Filipina rentan terhadap bencana banjir yang diakibatkan hujan lebat dan tsunami (Foto: dok). Setelah dilanda topan Bopha awal bulan Desember ini, Filipina kembali dihantam badai tropis Wukong, Kamis (28/12).
UKURAN HURUF - +
Badai tropis Wukong mengakibatkan sedikitnya 11 orang tewas di Filipina, yang masih berusaha pulih dari serangan topan sebelumnya bulan ini yang menewaskan lebih dari seribu orang.

Badai Tropis Wukong mencapai daratan pada Hari Natal di provinsi Samar Timur dimana mulanya tiga orang tewas ketika sebuah pohon tumbang menimpa sebuah rumah.

Wukong adalah badai ke-17 yang melanda Filipina tahun ini, yang memicu banjir bandang di ibukota provinsi Aklan, Kalibo, di barat laut Pulau Panay. Badai itu akhirnya melemah selagi bergerak menuju Laut Cina Selatan.

Para pejabat mengatakan, tiga orang juga dinyatakan hilang ketika badai itu datang melanda Filipina tengah hari Kamis, mengakibatkan sungai-sungai meluap, kota-kota kebanjiran dan jalan-jalan tidak dapat dilalui.

Dinas Penanggulangan Bencana Nasional Filipina mengatakan tiga orang tewas ketika sebuah pohon tumbang menimpa rumah mereka di propinsi Samar Timur. Seorang lagi tewas akibat longsor di propinsi Iloilo.

Lebih dari 6000 orang pergi mengungsi ke pusat-pusat evakuasi untuk menghindari badai yang diperkirakan akan melemah ketika bergerak melintasi pulau Palawan di Filipina Barat, Kamis.

Kekuatan Wukong  tidak sehebat Topan Bopha, yang menghantam Filipina selatan 4 Desember lalu, menewaskan lebih dari 1000 orang dan mengakibatkan ratusan lainnya hilang.

Filipina rentan terhadap bencana banjir yang diakibatkan hujan lebat dan tsunami. Negara itu menghadapi sekitar 20 badai besar atau topan setiap tahunnya.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Perubahan Peran Ayah di AS (4) - Warung VOA

Di segmen ini Cak Supri dan Ning Nadia akan menjawab pertanyaan yang sudah diterima melalui email maupun facebook Warung VOA. Jangan lewatkan kompilasi klip unik "Jagad Neko-neko".
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Presiden AS Barack Obama bersama Presiden Jerman Joachim Gauck saat upacara penyambutan kehormatan di Schloss Bellevue, Berlin, Jerman.
  • Seorang pendeta membaptis seorang anak di danau  Novopyatigorsk dekat kota Pyatigorsk, Rusia  selatan.
  • Para anggota pasukan kehormatan China mempersiapkan diri bagi upacara penyambutan terhadap Presiden Vietnam Truong Tan Sang di luar Balai Agung Rakyat di Beijing, China.
  • Seorang pria beristirahat di atas sebuah scooter bersama dengan ajingnya di Istanbul, Turki.
  • Larisa Katz berpose untuk media dengan topi yang terbuat dari cokelat pada hari kedua acara pacuan kuda Kerajaan di Ascot, Inggris.
  • Pasukan khusus anti-teror Irak dalam pakaian 'kamuflase' saat  latihan simulasi mengatasi pembajakan pesawat di bandara Baghdad.
  • Sebuah bola dunia raksasa yang dibuat dari tumpukan 35 ton sampah ditempatkan di pusat kota Jenewa, Swiss. Kota Jenewa tengah meluncurkan kampanye melawan sampah.
Lainnya