Rabu, 04 Mei 2016 Waktu: 01:12

    Berita / Gaya Hidup / Isu Sosial

    AS Harapkan Adopsi dari Rusia Dapat Dilanjutkan

    Bulan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menanda-tangani undang-undang yang melarang warga Amerika mengadopsi anak-anak Rusia.

    Anak-anak yatim piatu di St. Petersburg, Rusia (foto: dok). Keluarga Amerika banyak mengadopsi anak-anak dari Rusia, namun UU baru Rusia akan melarang adopsi ini.
    Anak-anak yatim piatu di St. Petersburg, Rusia (foto: dok). Keluarga Amerika banyak mengadopsi anak-anak dari Rusia, namun UU baru Rusia akan melarang adopsi ini.
    Amerika Serikat mengatakan pihaknya penuh harapan bahwa adopsi anak-anak Rusia oleh para orang-tua Amerika yang tertunda bisa dirampungkan sesuai rencana, walaupun bagian dari undang-undang Rusia yang disahkan baru-baru ini melarang praktek demikian.

    Rusia mengatakan hari Kamis, persetujuan adopsi bilateral Amerika-Rusia masih tetap berlaku hingga setahun mendatang.

    Jurubicara Departemen Luar Negeri mengatakan, Kamis, Amerika akan bekerja dengan Rusia dalam menyelesaikan kasus-kasus adopsi yang sedang berjalan, atas dasar keprihatinan kemanusiaan. Ia mengatakan tidak jelas berapa jumlah kasus demikian dan bahwa pemerintah Amerika dan pemerintah Rusia harus tukar-menukar informasi.

    Bulan lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin menanda-tangani undang-undang yang melarang warga Amerika mengadopsi anak-anak Rusia dalam apa yang dianggap secara luas sebagai tindakan balasan terhadap disahkannya undang-undang Magnitsky oleh Amerika.

    Undang-undang Magnitsky mengenakan larangan visa dan sanksi keuangan terhadap para pejabat Rusia yang dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia.
    Forum ini telah ditutup.
    Komentar-komentar
         
    Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda

    Ikuti Kami