Tautan-tautan Akses

Warga Mali Tuntut Pemerintah Rebut Kembali Mali Utara


Warga Muslim Mali menggelar doa untuk perdamaian dan rekonsiliasi pemerintahan negara tersebut di Stadion 26 Maret, Bamako, Mali (12/8).

Warga Muslim Mali menggelar doa untuk perdamaian dan rekonsiliasi pemerintahan negara tersebut di Stadion 26 Maret, Bamako, Mali (12/8).

Puluhan ribu warga berunjuk rasa di stadion ibukota Mali, Bamako, Minggu (12/8) menuntut penegakkan kembali kekuasaan pemerintah Mali di bagian utara negara itu dan memulihkan perdamaian di negara Afrika barat tersebut.

Banyak warga Mali menuduh pertentangan interen dalam pemerintahan sementara yang mereka katakan telah memungkinkan kelompok-kelompok Islamis di utara bertahan.

Sementara itu, kelompok-kelompok tersebut sedang berusaha memaksakan hukum Islam yang ketat di daerah-daerah yang mereka duduki. Pekan lalu, mereka menimbulkan kemarahan warga ketika mereka hendak memotong tangan seorang tersangka pencuri.

Blok Afrika Barat, ECOWAS, telah mengatakan mereka siap untuk mengerahkan kira-kira 3.000 tentara guna membantu pemulihan kekuasaan yang sah di Mali utara.

Presiden sementara negara itu, Dioncounda Traore, telah mengatakan ia akan mengajukan permohonan segera setelah pemerintah persatuan dibentuk.

Perdana Menteri sementara Mali, Cheik Modibo, mengambil-alih bulan April untuk memimpin negara itu sampai pemerintah yang lebih mewakili rakyat dapat terpilih. Tetapi, ia tidak mau mengundurkan diri dan telah dituduh menghambat upaya untuk membentuk pemerintah persatuan.
XS
SM
MD
LG