Tautan-tautan Akses

AS

Warga Kota di AS Serukan Pemecatan Kepala Polisi


Protes warga kota Baton Rouge atas tewasnya seorang pria kulit hitam akibat ditembak polisi, Selasa (5/7).

Protes warga kota Baton Rouge atas tewasnya seorang pria kulit hitam akibat ditembak polisi, Selasa (5/7).

Warga Baton Rouge menyerukan pemecatan kepala polisi kota itu setelah penembakan oleh polisi yang menewaskan seorang pria kulit hitam di sana.

Penduduk setempat di kota Baton Rouge, Louisiana, bagian selatan Amerika Serikat, menyerukan pemecatan kepala polisi kota itu setelah penembakan oleh polisi yang menewaskan seorang pria kulit hitam hari Selasa (5/7) di sebuah toko makanan dan minuman.

“Yang saya serukan sekarang adalah agar kepala penegak hukum memecat kepala polisi,” kata Michael McClanahan, ketua cabang setempat organisasi nasional kulit hitam.

Protes pecah di Lousiana hari Selasa setelah video penembakan itu ditunjukkan kepada umum.

Alton Sterling, 37 tahun, menderita luka akibat beberapa kali tembakan pada dada dan belakangnya, menurut laporan pemeriksaan jenazah.

Dua orang polisi datang menanggapi panggilan melalui telepon oleh seseorang yang tidak menyebut namanya yang mengatakan ada orang yang menjual CD dan mengancamnya dengan senjata api di luar toko tadi. Pertengkaran singkat menyusul ketika polisi tiba.

Pemilik toko, Abdul Muflahi, mengatakan kepada media setempat bahwa seorang polisi menangkap Sterling, dan ketika ia melawan, polisi yang kedua menembaknya “empat hingga enam kali.”

Sterling, ayah lima orang anak, meninggal di tempat itu.

Polisi belum merilis apa yang menyebabkan meruncingnya keadaan. Polisi juga belum mengukuhkan bahwa video kejadian yang direkam pada telepon seorang saksi adalah benar insiden yang dimaksud.

Kedua petugas polisi telah diberi cuti selama penyelidikan berlangsung. [gp]

XS
SM
MD
LG