Tautan-tautan Akses

Warga AS Mengaku Bersalah Bantu Kelompok Teroris Somalia


Zachary Adam Chesser (kanan), 20 tahun, pada saat melakukan protes di depan Gedung Putih di Washington, DC (foto dokumentasi).

Zachary Adam Chesser (kanan), 20 tahun, pada saat melakukan protes di depan Gedung Putih di Washington, DC (foto dokumentasi).

Zachary Chesser, 20 tahun, dua kali berusaha melakukan perjalanan ke Somalia untuk bergabung dengan militan al-Shabab.

Seorang warga negara Amerika telah mengaku bersalah membantu kelompok Somalia yang terkait al-Qaida, al-Shabab, yang dinyatakan sebagai kelompok teroris oleh pemerintah Amerika.

Di sebuah pengadilan di negara bagian Virginia, Zachary Adam Chesser yang berusia 20 tahun, juga mengaku bersalah telah memposkan ancaman-ancaman lewat internet kepada para pembuat film kartun televisi "South Park" karena menggambarkan Nabi Muhammad.

Ia menghadapi hukuman hingga 30 tahun penjara pada saat keputusan pengadilan dibacakan pada sidang peradilan bulan Februari mendatang.

Para jaksa penuntut mengatakan, Chesser dua kali berusaha melakukan perjalanan ke Somalia untuk bergabung dengan al-Shabab, yang saat ini sedang berusaha menggulingkan pemerintah transisi Somalia yang didukung Amerika dan PBB.

Mereka mengatakan, dalam satu kesempatan ia berusaha membawa anaknya yang masih bayi dalam perjalanannya ke Somalia, untuk menutupi maksud kunjungan sebenarnya agar tidak tampak mencurigakan.

Chesser juga mengoperasikan sejumlah situs internet yang menyerukan jihad dan aksi kekekerasan terhadap warga Amerika.

XS
SM
MD
LG