Tautan-tautan Akses

Seusai Pelantikan, Jokowi-Basuki Dijadwalkan Langsung Temui Warga DKI

  • Budi Nahaba

Gubernur Terpilih DKI Joko Widodo (VOA/Yudha Satriawan)

Gubernur Terpilih DKI Joko Widodo (VOA/Yudha Satriawan)

Sekitar dua ribu undangan diperkirakan akan menghadiri pelantikan Gubernur DKI, Joko Widodo dan Wakil Gubernur, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), di Gedung DPRD DKI, Senin pagi (15/10) pukul 10.00 WIB.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta Minggu (14/10) menggelar gladi bersih pelantikan gubernur terpilih Joko WIddo dan wakil gubernur Basuki Tjahaja (Ahok) di Gedung DPRD Provinsi DKI Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat.

Gladi bersih berlangsung pukul 10.00 WIB sampai selesai, dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Terpilih Joko Widodo-Basuki Tjahaja, Pelaksana Tugas Harian (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Fadjar Panjaitan dan jajaran pemerintah provinsi DKI.

Gubernur DKI Terpilih Jokowi mengaku, tidak ada persiapan khusus menjelang pelantikan besok. Jokowi menambahkan, setelah dirinya dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta Senin (15/10), ia akan segera menjalankan tugas-tugasnya sebagai gubernur. Salah satunya dengan langsung menggerakkan program Kartu Jakarta Sehat dan Kartu Jakarta Pintar (pendidikan) bersama aparatnya untuk memastikan bahwa program tersebut telah dalam proses siap produksi dan segera dapat diserahkan ke masyarakat agar dapat dirasakan manfaatnya oleh warga yang membutuhkan.

“Saya akan datangi proses-proses oleh aparat (pemerintah) terkait proses-proses Kartu Jakarta Sehat dan Jakarta Pintar. Jadi begitu kita dilantik kita sudah langsung bisa bekerja,” kata Joko Widodo.

Program kartu pintar dan kartu sehat bagi seluruh warga Jakarta merupakan salah satu prioritas program kerja pasangan Jokowi-Basuki yang penah dijanjikan saat kampanye lalu. Jokowi menambahkan, ia dan Wagub terpilih Basuki Tjahaja Purnama berencana akan langsung masuk kampung menemui warga.

“Saya akan didrop di kampung dan jalan menemui warga, tidak pakai mobil. (Kami akan) jalan-jalan menemui warga, masuk ke kampung, (dan) bukan jalan-jalan mengajak istri,” jelas Jokowi.

Sebelumnya, Forum Lintas Organisasi Masyarakat (Ormas) menggelar Dialog Interaktif pasca terpilihnya pasangan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 Joko Widodo - Basuki Tjahaya Purnama, Selasa pekan lalu (9/10). Kegiatan dialog publik dihadiri Ketua Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu DKI Jakarta) Ramdansyah.

”Kampanye 'Bangga Jakarta', bentuk apresiasi kita kepada penyelenggara dan masyarakat yang berpartisipasi sehingga pemilukada berjalan lancar dan tidak ada sama sekali konflik horizontal terjadi,” jelas Ramdansyah.

Dalam diskusi tersebut, Forum Lintas Ormas turut mengkampanyekan slogan “Bangga Jakarta”. Program ini merupakan bentuk apresiasi Panwaslu DKI, yang menilai penyelenggaraan pilgub DKI berjalan aman dan demokratis.

Minggu lalu (7/10) merupakan hari terakhir bagi Fauzi Bowo dan Prijanto menjabat sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012. Setelah tak lagi menjabat gubernur dan wakil gubernur, keduanya pun berjanji akan terus mengawal pembangunan kota Jakarta.

”Mulai dari hati saya yang paling dalam, saya titipkan kota ini kota anda semua, saya mengenal anda secara detail, saya yakin staf dan perangkat (pemda) yang saya tinggalkan yang baik, bagus dan agar lebih bekerja optimal lagi bekerja," demikian sambutan mantan Gubernur DKI Fauzi Bowo saat menggelar coffee morning di Balaikota DKI Jakarta, Minggu (7/10).

Pada kesempatan yang sama, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto juga mengucapkan rasa terima kasih yang tulus atas kerjasama seluruh jajaran Pemprov DKI selama ini.

Panitia pelantikan Gubernur dan Wagub DKI 2012-2017 telah menyiapkan panggung mini di kawasan Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, untuk memfasilitasi komunikasi antara gubernur dengan warga DKI seusai pelantikan di gedung DPRD DKI.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta secara resmi mengumumkan rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilukada DKI putaran kedua tingkat provinsi, 28 September 2012 lalu. KPU DKI menyatakan, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI nomor urut tiga, Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, unggul dengan persentase suara 53,82 persen.
Sementara, lawannya, calon “ incumbent” , Fauzi Bowo dan pasangannya, Nachrowi Ramli, harus puas dengan perolehan suara 46,18 persen. Perolehan suara Jokowi-Ahok mendominasi di lima wilayah ibukota.

Media jaringan lokal di Solo melaporkan, Walikota Solo Joko Widodo mengajukan surat permohonan pengunduran diri dari jabatannya menyusul penetapan KPU DKI Jakarta sebagai Gubernur DKI Jakarta 2012-2017. Surat tersebut diserahkan Jokowi kepada DPRD Kota Solo awal Oktober lalu (1/10).

Pekan lalu, Surat keputusan (SK) pelantikan Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menteri Sekretraris Negara RI, Sudi Silalahi, kepada pers di Jakata mengatakan, SK yang telah ditandatangani Presiden SBY tersebut, akan diserahkan ke Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi. SK tersebut kemudian akan disampaikan segera saat pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG