Tautan-tautan Akses

Unjuk Rasa Global Protes UU Anti-Gay Rusia


Aktivis hak gay di Rusia berunjuk rasa di depan gedung parlemen di Moskow, memprotes undang-undang "anti-propaganda gay" di Rusia. (Foto: Dok)

Aktivis hak gay di Rusia berunjuk rasa di depan gedung parlemen di Moskow, memprotes undang-undang "anti-propaganda gay" di Rusia. (Foto: Dok)

Para aktivis berencana berkumpul di 19 kota dunia untuk mendesak para sponsor Olimpiade memprotes undang-undang "anti-propaganda gay" tersebut.

Para aktivis hak kelompok gay berencana melakukan demonstrasi di sejumlah kota dunia, Rabu (5/2), untuk memprotes undang-undang anti-gay Rusia, sementara para atlet internasional bersiap-siap untuk bertanding dalam Olimpiade Musim Dingin di Sochi.

Para aktivis berencana berkumpul di 19 kota dunia, termasuk New York, London, Paris, dan St. Petersburg, dalam usaha mendesak para perusahaan yang mensponsori Olimpiade untuk mengemukakan tentangan terhadap undang-undang itu, yang melarang penyebaran yang disebut “propaganda gay” kepada anak-anak di bawah usia 18 tahun.

Di antara perusahaan sponsor yang menjadi sasaran demonstrasi adalah Coca Cola, McDonald’s dan Samsung.

AT&T, sponsor Komite Olimpiade Amerika mengutuk undang-undang itu hari Rabu, dengan mengatakan undang-undang itu merugikan bagi masyarakat yang beragam.

Sementara itu, pihak berwenang di Rusia tetap dalam kewaspadaan tinggi akan kemungkinan serangan teroris menjelang pembukaan Olimpiade akhir pekan ini.

Pada Selasa, pimpinan Komite Olimpiade Internasional menyatakan penghargaan kepada para korban pemboman bunuh-diri baru-baru ini di kota Volgograd, Rusia.

Dalam upacara Selasa di desa Olimpiade Sochi, Thomas Bach menyebut upacara itu “kutukan terhadap orang-orang yang motifnya bertentangan tajam dengan semangat harmoni dan solidaritas pesta olahraga Sochi.”
XS
SM
MD
LG