Tautan-tautan Akses

Uni Eropa dan FAO Sepakati Langkah Penanggulangan Kelaparan di Afrika


Warga sekitar wilayah Dolo, Somalia, bergotong royong memanen ladang mereka yang dikembangkan di bawah bantuan organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO). Uni Afrika dan FAO telah menyepakati langkah baru untuk memerangi kelaparan di Afrika (Foto: dok).

Warga sekitar wilayah Dolo, Somalia, bergotong royong memanen ladang mereka yang dikembangkan di bawah bantuan organisasi pangan dan pertanian dunia (FAO). Uni Afrika dan FAO telah menyepakati langkah baru untuk memerangi kelaparan di Afrika (Foto: dok).

Uni Afrika dan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) telah menyetujui langkah baru untuk memerangi kelaparan di Afrika.

Ketua Komisi Uni Afrika, Nkosazana Dlamini-Zuma dan Direktur Jendral FAO, Graziano da Silva, hari Rabu (21/11) menandatangani dua deklarasi peningkatan keamanan pangan di Afrika.

Berbicara di markas besar Uni Afrika, da Silva mengatakan, pertanian akan menjadi fokus utama dalam strategi mereka, di mana 60 persen tanah subur di Afrika tidak ditanami.

“Kami percaya bahwa Afrika baru saja memulai pertanian. Afrika berpotensi menyediakan pangan dunia untuk masa depan. FAO dipersiapkan membantu negara-negara lain mengingkatkan kinerja pertanian mereka,” ungkap da Silva

FAO menekankan pentingnya peranan kaum wanita Afrika, yang merupakan 75 persen angkatan kerja di bidang pertanian.

Mengingat 239 juta rakyat Afrika masih kekurangan pangan, Ketua Uni Afrika, Dlamini Zuma mengatakan, membasmi kelaparan diharapkan akan mampu mengurangi konflik di benua itu.

“Tanpa keamanan pangan, tidak ada yang dapat kita lakukan jika bangsa kita kelaparan. Jika mereka lapar, mereka akan marah,” kata Zuma.

Mantan Presiden Brasilia, Luiz Inacio Lula da Silva, menyampaikan pandangannya pada pertemuan-pertemuan tentang keamanan pangan di sini. Selama masa jabatan kepresidenannya tahun 2003 hingga 2010, dia mengembangkan program “Kelaparan Nol”, yang bertujuan mengangkat jutaan rakyat Brasil agar dapat keluar dari kemiskinan.

Menurut Lula da Silva, pertanian sangat penting bagi keberhasilan Brasil. Namun dia juga mengingatkan bahwa kesuksesan tersebut tidak mungkin dapat tercapai apabila para petani kecil tidak mendapat akses pinjaman kredit dan teknologi.

Di bawah kedua persetujuan baru tadi, Lula da Silva akan membantu Uni Afrika, dalam menghimpun pengetahuan dan pengalaman internasional, sementara FAO akan menyediakan bantuan teknis pada sektor pertanian. (VOA/Marthe van der Wolf).
XS
SM
MD
LG