Tautan-tautan Akses

Tim Jaksa Upayakan Evaluasi Mental bagi Pistorius


Mantan pelari olimpiade, Oscar Pistorius diduga menderita gangguan kecemasan (foto: dok).

Mantan pelari olimpiade, Oscar Pistorius diduga menderita gangguan kecemasan (foto: dok).

Tim jaksa pada sidang pengadilan pelari Afrika Selatan Oscar Pistorius, telah mendesak Pistorius untuk menjalani evalusi mental.

Tim jaksa di sidang pengadilan pelari Afrika Selatan Oscar Pistorius, telah mendesak Pistorius untuk menjalani evalusi mental, setelah seorang saksi mengatakan ia menderita gangguan kecemasan.

Jika diijinkan oleh pengadilan, permintaan evaluasi psikiatris selama 30 hari itu bisa menunda pengadilan pembunuhan Pistorius.

Hakim Thokozile Masipa mengatakan ia akan memutuskan permintaan itu hari Rabu.

Sebelumnya Dr. Merryll Vorster – seorang psikiater forensik – bersaksi bahwa Pistorius menderita “general anxiety disorder” atau “gangguan kecemasan umum”, suatu kondisi kronis yang bisa menyebabkan kecemasan dan ketakutan.

Tim pembela bisa menggunakan kesaksiannya untuk mendukung klaim mereka bahwa penembakan model Reeva Steenkamp – pacar Pistorius – tahun lalu adalah kecelakaan. Atlet itu mengatakan ketika melepaskan tembakan menembus pintu kamar mandi yang tertutup, ia mengira yang ditembaknya adalah seorang penyusup.

Tim jaksa mengatakan Pistorius dengan sengaja menembak Steenkamp setelah perdebatan panas.

Jika terbukti bersalah, atlet itu bisa menghadapi ancaman hukuman penjara seumur hidup.

Pistorius dikenal sebagai “blade runner” karena kaki prostetik terbuat dari carbon-fiber. Tahun 2012 ia menjadi orang pertama yang diamputasi kedua kakinya dan bisa berkompetisi di Olimpiade.
XS
SM
MD
LG