Tautan-tautan Akses

Tersangka Pengatur Skor Pertandingan Sepakbola Ditangkap di Milan


Kevin-Prince Boateng dari AC Milan (tengah) berhasil membobol pertahanan gawang Barcelona dalam pertandingan Liga Champions di stadion San Siro, Milan, 20 February 2013. (REUTERS/Tony Gentile). Pihak berwenang Italia dikabarkan telah menangkap Admir Suljic yang diyakini sebagai kaki tangan Tan Seet Eng, yang dituduh menjalankan jaringan pengatur skor pertandingan sepakbola, yang berbasis di Singapura.

Kevin-Prince Boateng dari AC Milan (tengah) berhasil membobol pertahanan gawang Barcelona dalam pertandingan Liga Champions di stadion San Siro, Milan, 20 February 2013. (REUTERS/Tony Gentile). Pihak berwenang Italia dikabarkan telah menangkap Admir Suljic yang diyakini sebagai kaki tangan Tan Seet Eng, yang dituduh menjalankan jaringan pengatur skor pertandingan sepakbola, yang berbasis di Singapura.

Pihak berwenang Italia telah menangkap seorang tersangka pengatur skor pertandingan sepakbola, Admir Suljic, setibanya di Milan dari Singapura.

Admir Suljic dicari oleh polisi di Cremona, Italia, yang sedang melakukan penyelidikan mengenai berbagai penipuan untuk mengatur hasil dari ratusan pertandingan sepakbola Eropa, termasuk beberapa di Piala Dunia dan pertandingan kualifikasi Liga Champions.

Badan Kepolisian Internasional, Interpol, sebelumnya mengatakan bahwa seorang tersangka sedang dalam perjalanan dari Singapura ke Italia.

Interpol mengatakan Suljic diyakini sebagai kaki tangan Tan Seet Eng, yang dituduh menjalankan jaringan pengatur skor pertandingan dunia yang berbasis di Singapura.

Dalam sebuah konferensi internasional yang membahas pengaturan skor pertandingan di Malaysia pekan ini, Sekjen Interpol Ronald Noble mengingatkan, usaha memerangi kejahatan pengaturan pertandingan hanya bisa dilakukan jika pihak berwenang bertindak pada saat itu juga.

Sekitar 680 pertandingan yang mencurigakan, termasuk pertandingan kualifikasi untuk Piala Dunia dan Piala Eropa, serta pertandingan liga klub Eropa, telah diidentifikasi dalam penyelidikan oleh polisi Inggris, badan anti-kejahatan Eropa Europol dan jaksa penuntut nasional.

Para penyelidik mengatakan sekitar 380 dari pertandingan yang mencurigakan diadakan di Eropa, dan 300 lainnya di Afrika, Asia dan Amerika Latin.

Pengaturan tersebut juga kemungkinan termasuk pertandingan-pertandingan liga nasional di beberapa negara Eropa, dan dua Liga Champions, termasuk yang ada di Inggris.
XS
SM
MD
LG