Tautan-tautan Akses

Survei: Jumlah Gajah di Zambia Lebih Banyak dari Perkiraan


Turis mengamati gajah-gajah di tepi sungai Chobe dekat perbatasan Botswana dengan Zambia (foto: dok). Populasi gajah di Zambia lebih baik dari perkiraan semula.

Turis mengamati gajah-gajah di tepi sungai Chobe dekat perbatasan Botswana dengan Zambia (foto: dok). Populasi gajah di Zambia lebih baik dari perkiraan semula.

Dari survei terakhir diketahui bahwa jumlah gajah di beberapa daerah tetap stabil, tetapi upaya berkesinambungan dibutuhkan untuk mengatasi perburuan liar di Zambia.

Survei baru yang dilakukan melalui udara atas populasi gajah di Zambia menunjukkan bahwa upaya anti-perburuan telah menimbulkan dampak positif pada taman nasional negara itu. Departemen Taman Nasional dan Satwa Liar Zambia ikut serta dalam “Great Elephant Survey” yang dilangsungkan di 20 negara di seluruh benua itu. Survei ini merupakan sensus gajah pan-Afrika pertama dalam 40 tahun.

“The Great Elephanat Census” itu didanai oleh Paul G. Allen’s Vulcan INc dan didukung oleh The Nature Conservancy. Survei itu awalnya diluncurkan tahun 2013 di seluruh Afrika di mana para peneliti menggunakan metode pengumpulan data yang standar untuk menciptakan gambaran terkini tentang status gajah-gajah Afrika.

Survei gajah Zambia melengkapi sensus tersebut. Dari survei itu diketahui bahwa jumlah gajah di beberapa daerah tetap stabil, tetapi upaya berkesinambungan dibutuhkan untuk mengatasi perburuan liar.

Direktur Konservasi the Nature Conservancy Africa – Max Brown – menjelaskan survei itu dilangsungkan pada musim kering dalam periode enam minggu, di empat kompleks taman nasional di Zambia.

Survei udara itu dilakukan atas 21 juta hektar di Zambia, yang mencakup taman-taman nasional dan daerah permainan. Daerah utama yang disurvei mencakup Taman Nasional Kafue dan Sioma Ngwezi, serta Lembah Luangwa dan sistem Lower Zambezi.

Brown mengatakan hasilnya menunjukkan bahwa populasi gajah kini lebih baik dari perkiraan semula. [em]

XS
SM
MD
LG