Tautan-tautan Akses

Suriah Tolak Tim Inspektur Senjata Kimia PBB


Kota Khan al-Assal, dekat Aleppo yang menurut Damaskus mendapat serangan senjata kimia dari pemberontak (foto: dok).

Kota Khan al-Assal, dekat Aleppo yang menurut Damaskus mendapat serangan senjata kimia dari pemberontak (foto: dok).

Baik pemerintah maupun pemberontak yang menentang Presiden Assad telah saling tuduh mengenai penggunaan senjata kimia.

Pemerintah Suriah telah menolak permintaan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon untuk mengizinkan tim inspektur menyelidiki penggunaan senjata kimia di Suriah utara dalam perang saudara di negara itu.

Kementerian Luar Negeri Suriah mengatakan, pemerintah Suriah hanya bersedia mengizinkan para inspektur melakukan inspeksi di desa Khan al-Assal, dekat Aleppo, di mana pemberontak diduga telah menggunakan senjata kimia bulan lalu.

Ban Ki-moon mengatakan hari Senin tim investigasi siap dikirim ke negara itu dalam waktu 24 jam, mengisyaratkan bahwa tim itu diperbolehkan menyelidiki laporan tentang serangan dengan senjata kimia di berbagai pelosok negara itu.

Kementerian luar negeri Suriah menolak usul itu dan mengatakan hal itu akan merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan Suriah.

Baik pemerintah maupun pemberontak yang menentang Presiden Assad telah saling tuduh mengenai penggunaan senjata kimia.

Sementara itu, serangan bom mobil di ibukota Suriah menewaskan sedikitnya 15 orang dan melukai lebih dari 50 lainnya. Serangan itu terjadi di dekat Lapangan Sabaa Bahrat, di daerah Damaskus pusat.

Televisi pemerintah Suriah menunjukkan asap mengepul dari puluhan mobil yang hangus dan gedung-gedung dengan jendela yang hancur karena ledakan itu. Pihak berwenang Suriah menuduh "teroris", julukan yang sering mereka gunakan bagi pemberontak yang memerangi pasukan Presiden Bashar al-Assad.


XS
SM
MD
LG