Tautan-tautan Akses

Sultan Oman Berikan Kekuasaan Legislatif kepada Dewan-dewan Penasihat


Pemimpin Yaman, Sultan Qaboos bin Said saat bertemu dengan Menlu AS Hillary Clinton di ibukota, Muscat, Januari lalu.

Pemimpin Yaman, Sultan Qaboos bin Said saat bertemu dengan Menlu AS Hillary Clinton di ibukota, Muscat, Januari lalu.

Sultan Oman mengambil keputusan ini setelah maraknya aksi-aksi demonstrasi menuntut keterlibatan rakyat dalam proses politik.

Sultan Oman, Qaboos bin Said, telah memberikan kekuasaan legislatif kepada dewan-dewan yang selama ini hanya berfungsi sebagai dewan penasihat saja.

Keputusan itu dikeluarkan setelah timbulnya demonstrasi oleh penduduk yang menganggur dan seruan-seruan supaya rakyat diikutkan dalam proses politik.

Dekrit yang dikeluarkan, Minggu, memberi kekuasaan kepada majelis Ash-Shura dan dewan negara yang ditunjuk Sultan, untuk membuat peraturan dan perundang-undangan. Tidak jelas apakah Sultan Oman sebagai penguasa tunggal akan mempertahankan hak veto yang ia miliki.

Sultan sebelumnya mengadakan perombakan kabinet dan menjanjikan ribuan lapangan kerja baru bagi pegawai negeri untuk meredam aksi-aksi demonstrasi.

Aksi-aksi protes di Oman masih terbatas dibanding dengan pergolakan politik yang terjadi di Yaman dan Bahrain.

XS
SM
MD
LG