Tautan-tautan Akses

Serangan-serangan di Seluruh Irak Tewaskan 46 Orang


Sebuah serangan bom mobil mengguncang kota Ramadi hari Selasa (20/3).

Sebuah serangan bom mobil mengguncang kota Ramadi hari Selasa (20/3).

Serangan hari Selasa (20/3) terjadi hanya beberapa hari sebelum Baghdad menjadi tuan rumah konferensi Liga Arab yang pertama dalam satu generasi.

Gelombang serangan bunuh diri dan bom mobil yang hampir beruntun di delapan kota Irak menewaskan sekurangnya 46 orang dan mencederai 200 lainnya hari Selasa, beberapa hari sebelum Baghdad menjadi tuan rumah konferensi Liga Arab.

Sejumlah bom menghantam peziarah Shiah di kota suci Karbala, mengguncang pusat minyak Kirkuk di utara dan menargetkan pasukan keamanan dan pejabat pemerintah di Baghdad dan kota-kota sekitarnya.

Associated Press mengutip sayap al-Qaida di Irak mengatakan berada di balik pengeboman di luar kementrian luar negeri. Tidak ada kelompok lain yang mengaku bertanggung jawab.

Pejabat-pejabat Irak mengatakan penjagaan keamanan sekitar Baghdad tampaknya berhasil karena mayoritas serangan terjadi di luar ibukota, jauh dari tempat dimana para pemimpin Arab dijadwalkan akan bertemu.

Konferensi Liga Arab minggu depan merupakan yang pertama diadakan di Baghdad sejak bulan Maret 1990 kurang dari lima bulan sebelum bekas diktator Saddam Hussien menyerang Kuwait. Sanksi-sanksi termasuk zona larangan terbang di wilayah udara Irak dan dua perang membuat Baghdad tidak mungkin menjadi tempat bertemu sampai akhir-akhir ini.

Tidak ada laporan langsung dari 22 negara anggota Liga itu bahwa konferensi akan ditunda seperti tahun lalu. Pejabat pemerintah dan keamanan sudah memperingatkan selama berminggu-minggu bahwa simpatisan al-Qaida dan Sunni akan berusaha menggagalkan konferensi itu dengan menebar ketakutan mengenai stabilitas di Baghdad.

Juru bicara parlemen Osama al-Nujaifi, seorang Sunni menyerukan peningkatan keamanan menjelang konferensi. Ia mengatakan serangan yang berulang kali menunjukkan “keinginan” pemberontak untuk mengacaukan konferensi Arab di Baghdad agar Irak tetap di bawah ancaman kekerasan dan kehancuran.

XS
SM
MD
LG