Tautan-tautan Akses

Serangan Baru Guncang Ukraina Timur


Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan rumah yang terbakar akibat serangan artileri di Donetsk, Ukraina timur Minggu (5/10).

Petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan rumah yang terbakar akibat serangan artileri di Donetsk, Ukraina timur Minggu (5/10).

Pertempuran sengit pecah di Donetsk, Ukraina timur hari Minggu (5/10) antara pasukan Ukraina dengan separatis pro Rusia.

Gencatan senjata satu bulan hanya tinggal nama saja di bandara Donestk di Ukraina timur dengan pecahnya pertempuran tersengit dalam perang selama enam bulan hari Minggu (5/10) antara pasukan Ukraina dengan separatis pro Rusia.

Gempuran artileri memekakkan telinga, sementara militer Ukraina menuduh pemberontak melakukan pelanggaran-pelanggaran baru gencatan senjata untuk menghentikan bentrokan yang sudah menewaskan lebih dari 3.500 orang sejak bulan April.

Ukraina mengatakan dua tentaranya tewas dalam pertempuran terbaru itu dan enam lainnya cedera dalam 24 jam terakhir sementara pihak separatis mengatakan tiga pejuangnya tewas dan 32 cedera.

Bandara Donetsk oleh Ukraina dan pemberontak dianggap penting untuk menguasai kawasan itu dan pertempuran terus berlangsung disana meskipun gencatan senjata telah dilakukan di sebagian besar daerah Ukraina timur.

Gencatan senjata itu menyerukan agar pasukan Ukraina maupun separatis menarik diri dari garis depan mereka untuk membentuk kawasan penyangga selebar 30 km. Tapi Ukraina mengatakan tidak akan mundur sampai pemberontak menghentikan tembakan ke arah posisinya, termasuk di bandara, sementara pemberontak tidak menunjukkan minat menyerahkan gedung-gedung strategis yang mereka duduki dekat pusat transportasi itu.

Gempuran artileri berat dekat bandara itu meningkat dalam beberapa hari terakhir, menghantam gedung-gedung apartemen, sekolah, halte bis dan kantor Palang Merah.

XS
SM
MD
LG