Tautan-tautan Akses

Senegal Dakwa Mantan Diktator Chad dengan Kejahatan Perang


Mantan diktator Chad, Hissene Habre (kiri) didakwa melakukan kejahatan perang, penyiksaan dan kejahatan terhadap kemanusiaan (foto: dok).

Mantan diktator Chad, Hissene Habre (kiri) didakwa melakukan kejahatan perang, penyiksaan dan kejahatan terhadap kemanusiaan (foto: dok).

Pihak berwenang Senegal telah secara resmi mendakwa mantan diktator Chad, Hissene Habre, melakukan kejahatan perang, penyiksaan dan kejahatan terhadap kemanusiaan.

Mantan diktator Hissene Habre, yang memimpin Chad tahun 1982 hingga kudeta militer tahun 1990, dituduh membiarkan lebih dari 40.000 pembunuhan berlatar belakang politik, penyiksaan sistematis dan berbagai pelanggaran HAM.

Ia dibawa ke tahanan hari Minggu dari rumahnya di Dakar, ibukota Senegal, di mana ia hidup bebas sejak disingkirkan. Pengadilan khusus yang megeluarkan dakwaan itu hari Selasa memerintahkan Habre tetap dalam tahanan.

Mantan diktator itu pertama kali didakwa di Senegal atas kejahatan terhadap kemanusiaan tahun 2000, tetapi tidak banyak dibuat kemajuan dibawah pemerintahan mantan presiden Abdoulaye Wade.

Desember lalu, Majelis Nasional Senegal meratifikasi perjanjian dengan Uni Afrika untuk membentuk pengadilan khusus yang disebut dengan Mahkamah Luar Biasa. Pengadilan itu mulai beroperasi bulan Februari dan sedang dalam tahap investigasi pra sidang.

LSM Human Rights Watch mengatakan investigasi pra sidang itu diperkirakan akan berlangsung 15 bulan dan mungkin akan dilanjutkan dengan sidang perkara selama tujuh bulan pada akhir 2014 atau awal 2015, dan proses naik banding selama lima bulan.
XS
SM
MD
LG