Tautan-tautan Akses

AS

9 Tewas dalam Serangan di Gereja Charleston, AS

  • Associated Press

Polisi berjaga-jaga di luar Gereja Emanuel AME di Charleston, South Carolina, menyusul penembakan Rabu (17/6). (AP/David Goldman)

Polisi berjaga-jaga di luar Gereja Emanuel AME di Charleston, South Carolina, menyusul penembakan Rabu (17/6). (AP/David Goldman)

Penembakan terjadi di gereja kulit hitam bersejarah, dengan tersangka seorang pemuda kulit putih yang masih buron.

Seorang pria kulit putih meluncurkan tembakan dalam pertemuan doa di sebuah gereja kulit hitam bersejarah di pusat kota Charleston, South Carolina, Rabu malam (18/6), menewaskan sembilan orang dalam serangan yang menurut pihak berwenang dilandaskan kebencian. Penembak masih buron.

Penembakan terjadi di Gereja Emanuel AME, menurut Kepala Kepolisian Greg Mullen. Ia mengatakan ada penyintas, tapi tidak menjelaskan berapa banyak, atau berapa orang yang ada di dalam gereja saat terjadinya penembakan tersebut. Ia juga tidak mengukuhkan apakah pastor gereja, Senator Clementa Pinckney, merupakan salah satu korban dalam insiden itu.

Mullen menggambarkan tersangka sebagai pria kulit putih berusia awal 20-an. Ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan sebuah tindak pidana berlandaskan kebencian, tapi tidak menjelaskan lebih lanjut.

"Satu-satunya alasan seseorang masuk ke gereja dan menembaki orang-orang yang sedang berdoa adalah karena kebencian," ujar Walikota Charleston, Joseph P. Riley.

"Ini tindakan paling pengecut yang bisa seseorang bayangkan, dan kita akan mengadilinya. Orang ini orang yang penuh kebencian."

Gereja Emmanuel AME adalah gereja Afrika Amerika yang sejarahnya bisa dilacak sampai tahun 1816, ketika beberapa gereja memisahkan diri dari gereja Episkopal Metodis di Charleston.

Salah satu pendirinya, Denmark Vesey, mencoba mengorganisir pemberontakan budak tahun 1822. Ia tertangkap, dan para pemilik tanah berkulit putih membakar gerejanya sebagai balas dendam. Para jemaat melakukan ibadah diam-diam sampai setelah Perang Saudara.

Insiden penembakan ini terjadi sehari sebelum peringatan delapan tahun terjadinya kebakaran di sebuah toko meubel yang menewaskan sembilan petugas pemadam kebakaran.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG