Tautan-tautan Akses

Sekjen PBB Desak Korut dan Korsel Redakan Ketegangan


Sekjen PBB Ban Ki-moon berpidato dalam upacara peresmian "Development Alliance Korea", koalisi kelompok-kelompok sipil lokal untuk mempromosikan pengembangan bantuan luar negeri di Kementrian Luar Negeri Korea Selatan, Seoul (13/8).

Sekjen PBB Ban Ki-moon berpidato dalam upacara peresmian "Development Alliance Korea", koalisi kelompok-kelompok sipil lokal untuk mempromosikan pengembangan bantuan luar negeri di Kementrian Luar Negeri Korea Selatan, Seoul (13/8).

Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kim Sung-hwan di Seoul, Senin (13/8), Sekjen PBB Ban Ki-moon mendesak Korut dan Korsel agar meredakan ketegangan di Semenanjung Korea.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mendesak Korea Utara dan Korea Selatan agar meredakan ketegangan di semenanjung Korea. Pernyataan Ban itu dikeluarkan dalam pertemuan hari Senin dengan Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kim Sung-hwan di Seoul.

Hubungan lintas perbatasan telah memburuk dalam beberapa bulan belakangan ini. Korea Utara telah mengancam akan melakukan yang disebutnya “perang suci” terhadap pemerintah konservatif Korea Selatan karena penghinaan dan rencana terhadap pemerintahnya.

Pyongyang juga sedang berjuang menghadapi banjir yang telah menewaskan paling sedikit 169 orang, menyebabkan ratusan orang hilang dan menggenangi lebih dari 65 ribu hektar lahan pertanian. Ban, mantan menteri luar negeri Korea Selatan, mengatakan PBB berkomitmen untuk melanjutkan bantuan daruratnya untuk Korea Utara.

PBB dan organisasi-organisasi internasional lainnya sedang mengupayakan barang-barang bantuan darurat, seperti tenda-tenda bagi korban banjir Korea. Namun para pejabat Korea Utara mengatakan barang-barang tersebut belum dapat mencapai korban di beberapa wilayah yang terkena banjir karena akses menuju jalan-jalan dan rel kereta api belum dipulihkan.
XS
SM
MD
LG