Tautan-tautan Akses

Rusia Ambil Langkah untuk Aneksasi Krimea


Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: dok)

Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: dok)

Putin dengan resmi telah memberitahu pemerintahnya dan parlemen Rusia Selasa (17/3) mengenai permohonan Krimea untuk bergabung dengan Rusia.

Presiden Rusia Vladimir Putin telah menyetujui rancangan persetujuan untuk membuat daerah Krimea Ukraina bagian Rusia -- langkah yang kemungkinan akan memperuncing lebih jauh ketegangan dengan Ukraina dan Barat.

Putin juga dengan resmi telah memberitahu pemerintahnya dan parlemen Rusia Selasa (17/3) mengenai permohonan Krimea untuk bergabung dengan Rusia.

Berita mengenai langkah Putin untuk mencaplok Krimea datang sehari setelah ia menandatangani dekrit yang mengakui Krimea sebagai negara berdaulat dan merdeka.

Putin menandatangani dekrit itu dengan tidak memperdulikan Amerika dan Uni Eropa, yang telah menyatakan referendum Krimea untuk memisahkan diri dari Ukraina ilegal.

Wakil Presiden Amerika Joe Biden berada di Polandia, Selasa, untuk mengadakan pembicaraan dengan sekutu-sekutu regional yang memprihatinkan masuknya militer Rusia ke Krimea. Biden bertemu dengan para pemimpin Polandia dan negara-negara Baltik seperti Estonia, Lithuania dah Latvia.

Setelah banyak peringatan, Washington dan Brussels mengenakan sanksi pertama terhadap para pejabat Rusia hari Senin karena dukungan mereka pada referendum Krimea.

Para pejabat Krimea mengatakan penghitungan suara yang terakhir menunjukkan 97 persen pemilih menghendaki kemerdekaan dari Ukraina.

Tetapi, para pejabat tinggi Gedung Putih mengatakan kepada wartawan mereka mempunyai bukti kongkret bahwa sebagian kertas suara dalam referendum itu sudah dicoblos ketika kertas suara itu tiba di kota-kota sebelum referendum.
XS
SM
MD
LG