Tautan-tautan Akses

Ribuan Warga Mesir Tuntut Reformasi di Lapangan Tahrir, Kairo


Warga Mesir melakukan protes di Lapangan Tahrir, Kairo menuntut transisi yang jelas ke pemerintahan sipil (foto: dok).

Warga Mesir melakukan protes di Lapangan Tahrir, Kairo menuntut transisi yang jelas ke pemerintahan sipil (foto: dok).

Protes, yang dinamakan “Jumat Memperbaiki Arah,” bertujuan untuk mendesak jadwal kongkrit untuk transisi ke kekuasaan sipil.

Ribuan demonstran Mesir diperkirakan akan membanjiri lagi Lapangan Tahrir hari ini, mendesak para pemimpin militer negara itu agar melaksanakan reformasi demokrasi yang lebih cepat.

Protes, yang dinamakan “Jumat Memperbaiki Arah,” bertujuan untuk mendesak Dewan Tertinggi Angkatan Bersenjata Mesir untuk membuat jadwal kongkrit untuk transisi ke kekuasaan sipil. Demonstran dan aktivis juga menyerukan pengakhiran peradilan militer bagi kaum sipil.

Lapangan Tahrir di tengah kota Kairo, pusat Revolusi 25 Januari,” telah sepi sejak bulan Juli, ketika pasukan keamanan membubarkan aksi duduk kaum demonstran, dan menggantikan mereka dengan Pasukan Keamanan Pusat negara itu.

Hari Kamis, Kementerian Dalam Negeri Mesir mengatakan mereka akan memindahkan polisi dari lapangan itu, sebagai persiapan menghadapi protes, dengan mengatakan pemerintah menghormati hak berdemonstrasi dengan damai.

Sekalipun puluhan kelompok politik dan aktivis yang sebagian besar sekuler berencana turut dalam protes hari Jumat, sebagian besar kelompok Islamis yang besar di Mesir telah memutuskan untuk memboikot demonstrasi tersebut, dengan alasan para pemrotes belum menyepakati tuntutan bersama.

Sekertaris Jenderal Kebebasan Persaudaraan Muslim dan Partai keadilan, Saad al-Katatny, mengatakan kelompoknya tidak turut, untuk memberi kesempatan kepada dewan militer untuk memberlakukan tuntutan revolusioner lebih jauh.

XS
SM
MD
LG