Tautan-tautan Akses

Program Kesehatan Obama Diajukan ke Mahkamah Agung AS


UU Perawatan Kesehatan Obama yang sering disebut Obamacare oleh para penentangnya, hari ini diajukan ke Mahkamah Agung AS (Foto: dok).

UU Perawatan Kesehatan Obama yang sering disebut Obamacare oleh para penentangnya, hari ini diajukan ke Mahkamah Agung AS (Foto: dok).

Dua tahun setelah ditanda-tangani menjadi undang-undang, UU perawatan kesehatan Presiden Barack Obama yang dipertentangkan diajukan ke Mahkamah Agung AS hari ini.

Mahkamah akan mendengarkan tantangan para jaksa agung yang mewakilli 26 negara bagian yang mengemukakan bahwa undang-undang perawatan kesehatan itu melanggar Undang-Undang Dasar dan menginjak-injak kebebasan perorangan dengan mengharuskan hampir semua warga Amerika membeli asuransi kesehatan.

Dalam tiga hari, sembilan hakim agung akan mendengarkan enam jam argumentasi lisan, yang paling panjang pernah didengarkan oleh mahkamah sejak tahun 1960-an.

Undang-undang tersebut, yang dinamakan dengan nada sindiran 'Obamacare', hendak memperluas asuransi kesehatan kepada jutaan warga Amerika yang tidak memiliki ansuransi.

Undang-undang itu telah menjadi hal yang membangkitkan semangat kaum konservatif yang mengklaim perubahan tersebut akan mengakibatkan para birokrat menggantikan para dokter dalam pengambilan keputusan medis, dan bahwa mutu perawatan kesehatan akan menurun.

Tantangan utama untuk Mahkamah adalah legalitas mengharuskan hampir semua warga Amerika membeli asuransi kesehatan. Apakah mewajibkan orang membeli asuransi kesehatan melanggar Undang-Undang Dasar atau tidak.

Para penentang keharusan membeli asuransi mengatakan Kongres tidak mempunyai wewenang untuk memaksa warga Amerika membeli asuransi kesehatan. Pemerintahan Obama telah mengemukakan argumentasi bahwa Kongres mempunyai wewenang itu, berdasarkan Undang-Undang Dasar.

Kasus ini diajukan ke Mahkamah Agung yang beranggotakan lima hakim agung yang diangkat oleh presiden dari partai Republik dan selebihnya atau lima diangkat oleh presiden dari partai Demokrat.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG