Tautan-tautan Akses

Tersangka Teroris Belgia Dituduh Rencanakan Serangan Mematikan


Polisi Belgia melakukan penggerebekan terhadap dua pria tersangka teroris di Brussels (foto: dok).

Polisi Belgia melakukan penggerebekan terhadap dua pria tersangka teroris di Brussels (foto: dok).

Seorang pria berusia 33 tahun di Belgia telah ditangkap atas tuduhan terorisme dan diduga hendak melakukan pembunuhan dalam plot teror yang sepertinya masih dalam tahap persiapan.

Tersangka tersebut, yang diidentifikasi sebagai Noureddine H., ditahan dalam serangkaian penggerebekan rumah Jumat malam di kota Liege dan Mons.

Saudara kandungnya, Hamza H., ditahan pada waktu bersamaan, tapi kemudian dibebaskan tanpa dakwaan apapun, kata Kantor Kejaksaan Federal Belgia.

Pihak berwenang tidak merincikan plot teror itu, seperti kapan atau di mana serangan itu direncanakan. Sebuah pernyataan resmi hanya mengatakan bahwa penyidikan mengisyaratkan tersangka berencana melancarkan serangan di sebuah tempat di Belgia.

Baik Uni Eropa dan NATO bermarkas di Belgia, dan banyak lembaga mereka berlokasi di Brussels, ibu kota. Markas militer aliansi barat, yang dikenal sebagai SHAPE atau Supreme Headquarters Allied Powers Europe, terletak di kota Mons, sekitar 65 kilometer dari Brussels.

Berbagai laporan media Belgia mengatakan Noureddine sebelumnya pernah membantu beberapa ekstremis masuk ke Suriah. Dikatakan, dia baru-baru ini keliling Eropa untuk memperoleh senjata.

Pihak berwenang Belgia mengatakan tidak menemukan senjata atau peledak dalam penggeledahan di Liege dan Mons. Negara itu bersiaga tinggi sejak pemboman mematikan di Brussels bulan Maret, yang diklaim ISIS, dan pasca serangan mematikan tahun lalu di Prancis dan Jerman.

Sejumlah teroris yang terlibat dalam beberapa serangan yang melumpuhkan Paris bulan November pernah tinggal di Belgia atau terkait dengan kelompok ekstremis di sana. [vm]

XS
SM
MD
LG