Tautan-tautan Akses

Presiden Burkina Faso Tolak Letakkan Jabatan


Presiden Burkina Faso, Blaise Compaore (Foto: dok).

Presiden Burkina Faso, Blaise Compaore (Foto: dok).

Hari Kamis (30/10), panglima militer Jenderal Honore Traore membubarkan parlemen, mengumumkan rancangan sebuah pemerintahan transisi, yang akan melaksanakan pemilihan dalam waktu setahun.

Presiden Burkina Faso telah menolak meletakkan jabatan, bersiteguh memegang kekuasaan dan memimpin sebuah pemerintahan transisi yang telah diumumkan, menyusul protes-protes rusuh.

Sedikitnya tiga pemrotes terbunuh dan puluhan orang cedera, hari Kamis (30/10), setelah ratusan warga menyerbu gedung parlemen dan gedung-gedung pemerintah lainnya di ibukota Ouagadougou.

Para pemrotes itu marah atas usulan perubahan konstitusi yang memungkinkan masa jabatan berikutnya bagi Presiden Blaise Compaore, yang telah memegang kekuasaan sejak tahun 1987.

Dalam konsesi dengan demonstran, pemerintah menghapus proposal tadi, selain mencabut situasi darurat yang telah dinyatakan beberapa jam sebelumnya. Sejauh ini, langkah-langkah itu gagal memuaskan pemrotes.

Hari Kamis (30/10), panglima militer Jenderal Honore Traore membubarkan parlemen, mengumumkan rancangan sebuah pemerintahan transisi, yang akan melaksanakan pemilihan dalam waktu setahun.

Dia juga memerintahkan diberlakukan jam malam. Tak lama kemudian, Presiden Campaore tampil di televisi, menyatakan "sedia berunding tentang masa transisi untuk kemudian menyerahkan kekuasaan kepada presiden yang terpilih secara demokratis."

XS
SM
MD
LG