Tautan-tautan Akses

Presiden SBY Lepas Kontingen Indonesia ke Olimpiade London 2012

  • Alina Mahamel

Para atlit dan pendamping tim Olimpiade Indonesia berfoto bersama Presiden SBY dan ibu negara Ani Yudhoyono di istana negara (15/7).

Para atlit dan pendamping tim Olimpiade Indonesia berfoto bersama Presiden SBY dan ibu negara Ani Yudhoyono di istana negara (15/7).

Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono melepas Kontingen Olimpiade Indonesia 2012 di Istana Negara, Senin (16/7).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melepas Kontingen Indonesia yang akan bertanding di Olimpiade yang akan berlangsung di London, 27 Juli hingga 12 Agustus 2012. Kontingen Indonesia terdiri dari 21 atlet dari 7 cabang olahraga. Ketujuh cabang olahraga tersebut adalah Angkat Besi, Anggar, Atletik, Bulutangkis, Menembak, Panahan dan Renang.

Pelepasan Kontingen Indonesia dilakukan di Istana Negara, Senin (16/7/2012), dihadiri Ketua Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng serta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan bendera kepada Ketua Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo (15/7).

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan bendera kepada Ketua Olimpiade Indonesia (KOI) Rita Subowo (15/7).

Pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Merah Putih dari Presiden kepada Ketua KOI dan selanjutnya diserahkan kepada Komandan Kontingen Indonesia, Erick Thohir.

Presiden berharap Indonesia bisa mempertahankan tradisi emas dalam ajang tertinggi olahraga bangsa-bangsa dunia ke-30 ini. "Setiap Olimpiade kita selalu meraih emas, perak, perunggu atau emas plus, mudah-mudahan para atlet bisa mempertahankan prestasi itu," kata presiden SBY.

Presiden mengingatkan para atlet untuk tidak menjadikan harapan memperoleh medali emas itu sebagai beban dan meminta para atlet tetap fokus pada perjuangan yang terbaik.

“Dengan tanpa beban tapi disertai semangat yang tinggi dan tekad untuk menunjukkan apa yang telah dipersiapkan dan dilatih selama ini selalu ada jalan Tuhan Yang Maha Kuasa atas sukses dan keberhasilan kita,” pesan Presiden SBY

Kontingen Indonesia akan berangkat secara resmi pada tanggal 23 Juli mendatang, bukan dengan menggunakan maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia melainkan dengan menggunakan maskapai asing Qatar Airways.

“Kita lebih senang kalau naik Garuda. Para atlet dan ofisial tentunya senang dan bangga kalau bisa naik Garuda Indonesia. Hanya saja saya juga tidak tahu bagaimana pembicaraannya kemarin, apakah terkendala biaya atau apa?. Kita telah serahkan kepada kontingen mana yang terbaik, yang penting atlet sampai dengan selamat disana dan dapat berlatih dengan baik,” kata Menpora, Andi Mallarangeng.

Andi berjanji telah menyiapkan bonus bagi atlet atlet yang mampu memberikan medali di Olimpiade ini. “Untuk peraih emas dari pemerintah menyediakan satu miliar, sementara perak 400 juta dan perunggu 200 juta," kata Menpora. "Peluang terbesar untuk mendapatkan medali itu berasal dari bulutangkis dan angkat besi. Tetapi jangan pandang enteng cabang-cabang lain, karena setiap saat bisa terjadi kejutan dari cabang panahan, atletik, menembak, renang, semua bisa membuat kejutan,” tambahnya.

Acara pelepasan ini dihadiri oleh para atlet yang akan tampil dalam Olimpiade 2012 London. “Yang terpenting buat kami adalah bagaimana setiap atlet fokus dan siap tanding. Kalau menyangkut problem mengenai fasilitas atau uang menjadi tanggungjawab saya. Kalau mereka gagal pun tetap menjadi tanggung jawab saya sebagai komandan kontingen,” kata komandan Kontingen Indonesia, Erick Thohir.

Kontingen Indonesia terdiri dari Pebulutangkis Taufik Hidayat, Simon Santoso, Ardianti Firdasari. Meliana Jauhari, Greysia Polii, Bona Septano, Muhammad Ahsan, Ahmad Tontowi, dan Liliyana Natsir, Pelari Fernando Lumain dan Triyaningsih dari cabang atletik, I Gede Siman Sudartawa dari cabang renang, Ika Yuliana dari panahan, Diah Permatasari dari cabang anggar dan Diaz Kusumawardani dari cabang menembak,

Pelari spesialis jarak jauh, Triyaningsih, asal Jawa Tengah, mengaku baru pertama kali mengikuti Olimpiade. Peraih tiga Medali Emas pada SEA Games tahun lalu ini akan turun di nomor lari Marathon. Ia berharap mampu mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

“Kalau untuk medali, agak sulit tetapi kita tetep opitimis aja, karena segala sesuau Allah yang menentukan,” kata Triyaningsih. Atlet dari Cabang Atletik.
XS
SM
MD
LG