Tautan-tautan Akses

AS

Presiden Obama akan Bahas Soal Ukraina di Eropa


Presiden Amerika Barack Obama menyampaikan sambutan terkait situasi di Ukraina sebelum meninggalkan Gedung Putih, Washington DC dengan helikopter 'Marine One' (20/3).

Presiden Amerika Barack Obama menyampaikan sambutan terkait situasi di Ukraina sebelum meninggalkan Gedung Putih, Washington DC dengan helikopter 'Marine One' (20/3).

Tema utama perjalanan presiden Obama ke Eropa kali ini adalah memperkuat kemitraan Amerika dengan sekutu-sekutunya, termasuk NATO dan Uni Eropa serta Kelompok G7.

Masalah Ukraina akan menjadi bahan pembicaraan utama dalam kunjungan presiden Obama ke Eropa minggu depan.

Penasihat keamanan nasional Susan Rice mengatakan pada wartawan, Jumat (21/3) bahwa tema utama perjalanan presiden kali ini adalah memperkuat kemitraan Amerika dengan sekutu-sekutunya, termasuk NATO dan Uni Eropa serta kelompok G7.

Menurut Susan Rice, pencaplokan Krimea oleh Rusia telah mendorong penilaian kembali secara mendasar hubungan Amerika-Rusia. Karena itu, dunia akan melihat dengan jelas bahwa Rusia akan semakin terkucil dari dunia internasional.

Ketika berada di Eropa, Presiden Obama juga dijadwalkan akan menghadiri konferensi tentang keamanan nuklir yang akan dihadiri lebih dari 50 negara, termasuk Rusia.

Susan Rice menambahkan Amerika sangat berkepentingan untuk bekerja sama dengan Rusia dalam hal ini, yang menurutnya merupakan tonggak utama kebijakan keamanan nasional Amerika, karena akan menyulitkan bagi teroris untuk memperoleh senjata nuklir.

Sementara itu, Rusia dan anggota perkumpulan kerjasama dan keamanan Eropa (OSCE) hari Jumat sepakat untuk mengirim pemantau sipil ke Ukraina, tapi tidak disebutkan apakah para pemantau itu juga akan pergi ke semenanjung Krimea.

OSCE mengatakan sekitar 500 pemantau akan mengumpulkan informasi tentang situasi keamanan dan HAM di Ukraina. Kata Amerika, OSCE punya mandat untuk melakukan tugas-tugasnya di Ukraina, termasuk Krimea, tapi Dutabesar Rusia untuk OSCE Andrey Kelin mengatakan Krimea kini adalah bagian Rusia dan karenanya para pemantau tidak punya mandat untuk pergi ke sana.
XS
SM
MD
LG