Tautan-tautan Akses

Presiden China Janji Tindak Tegas Separatis Xinjiang


Polisi berjaga-jaga di luar stasiun kereta api di Xinjiang Kamis (1/5) tempat tiga orang tewas dan 79 luka-luka sehari sebelumnya akibat serangan bom dan penikaman.

Polisi berjaga-jaga di luar stasiun kereta api di Xinjiang Kamis (1/5) tempat tiga orang tewas dan 79 luka-luka sehari sebelumnya akibat serangan bom dan penikaman.

Kantor berita resmi Xinhua pada Kamis mengutip Xi yang mengatakan “tindakan tegas harus diambil atas momentum besar” teroris.

Presiden China Xi Jinping berjanji akan mengambil tindakan tegas setelah bom maut dan penikaman di stasiun kereta api di provinsi Xinjiang, China barat.

Para pejabat mengatakan tiga orang tewas dan 79 luka-luka Rabu malam (30/4) ketika penyerang meledakkan bom dan menggores penumpang dengan pisau di Stasiun Selatan di ibukota daerah itu, Urumqi.

Koran pemerintah Harian Rakyat mengatakan hari Kamis tiga tewas termasuk dua penyerang , meskipun tidak jelas dari laporan itu apakah serangan itu adalah serangan bunuh diri.

Serangan tersebut terjadi pada hari yang sama Xi berkunjung ke Xinjiang, di mana ia berjanji akan menanggulangi apa yang dianggap pemerintah kaum separatis.

Kantor berita resmi Xinhua pada Kamis (1/5) mengutip Xi yang mengatakan “tindakan tegas harus diambil atas momentum besar” teroris.

Pemerintah menuduh ekstremis dari kelompok etnis Muslim Uighur melakukan rentetan serangan yang semakin rumit dalam beberapa bulan ini.

Para pengeritik pemerintah mengatakan kekerasan didorong oleh pembatasan pemerintah terhadap kehidupan agama Muslim dan kebijakannya yang condong pada anggota kelompok etnis Han.
XS
SM
MD
LG