Tautan-tautan Akses

AS

Polisi Tembak Warga Kulit Hitam, Missouri Kembali Memanas


Seorang pemrotes berteriak saat berhadapan dengan polisi di Berkeley, Missouri (24/12).

Seorang pemrotes berteriak saat berhadapan dengan polisi di Berkeley, Missouri (24/12).

Walikota Berkeley Theodore Hoskins dalam konferensi pers hari Rabu (24/12) mengatakan polisi tersebut kemungkinan berusaha menyelamatkan dirinya sendiri dengan menembak tersangka.

Seorang polisi telah menembak mati seorang laki-laki kulit hitam bersenjata di pinggiran kota St. Louis dimana seorang remaja kulit hitam lainnya ditembak mati oleh seorang polisi pada bulan Agustus.

Penembakan itu terjadi Selasa malam (23/12) di sebuah pom bensin di Berkeley, Missouri.

Juru bicara Polisi St. Louis, Jon Belmar mengatakan polisi itu berhadapan dengan dua orang laki-laki ketika melakukan pengecekan rutin di sebuah pom bensin. Juru bicara itu mengatakan salah seorang diantara laki-laki itu mengarahkan senjata kepada polisi tersebut menyebabkan polisi melepaskan tembakan. Laki-laki kedua, lari dari tempat kejadian.

Belmar mengatakan tersangka kerap berurusan dengan polisi termasuk melakukan penyerangan, perampokan bersenjata dan pencurian.

Walikota Berkeley Theodore Hoskins dalam konferensi pers hari Rabu (24/12) mengatakan polisi itu kemungkinan berusaha menyelamatkan dirinya sendiri dengan menembak tersangka itu.

Setelah penembakan itu, puluhan penduduk berkumpul di tempat kejadian dan mengkonfrontasi polisi. Sekurangnya dua benda dilempar kearah polisi, salah satunya meledak.

Media setempat mengatakan laki-laki yang tewas itu adalah Antonio Martin (18 tahun).

XS
SM
MD
LG