Tautan-tautan Akses

Polandia Beri Penghargaan HAM untuk Mendiang Pemimpin Oposisi Rusia


Zhanna Nemtsova (kiri), putri mendian pemimpin oposisi Rusia yang dibunuh, Boris Nemtsov, bersama Presiden Polandia Bronislaw Komorowski (tengah) dan mantan presiden Lech Walesa setelah menerima penghargaan Solidarity di Istana Presiden di Warsawa (4/8). (AP/Czarek Sokolowski)

Zhanna Nemtsova (kiri), putri mendian pemimpin oposisi Rusia yang dibunuh, Boris Nemtsov, bersama Presiden Polandia Bronislaw Komorowski (tengah) dan mantan presiden Lech Walesa setelah menerima penghargaan Solidarity di Istana Presiden di Warsawa (4/8). (AP/Czarek Sokolowski)

Zhanna Nemtsova berharap hadiah itu akan mengilhami warga Rusia lain untuk meyakini “perjuangan sangat layak diteruskan, dan kita sebaiknya jangan putus asa.”

Polandia telah menganugerahkan hadiah kepada putri pejuang demokrasi Rusia yang dibunuh, yang juga pemimpin oposisi Boris Nemtsov, penghargaan hak asasi manusia senilai US$1,1 juta sebagai pengakuan atas jasa keduanya.

Zhanna Nemtsova, yang seorang wartawan, menerima hadiah Solidaritas itu Selasa (4/8) di Warsawa, dalam upacara yang dipimpin oleh Presiden Bronislaw Komorowski dan pahlawan HAM Polandia, mantan presiden Lech Walesa.

Dalam upacara tersebut, Nemtsova meminta hadirin mengheningkan cipta sejenak untuk menghormati mendiang ayahnya, seorang pengkritik keras Presiden Rusia Vladimir Putin. Nemtsov ditembak mati di tempat umum oleh pembunuh yang tidak dikenal bulan Februari lalu dekat Kremlin. Oposisi menuduh pemerintah mendalangi pembunuhan itu.

Nemtsova, 31, yang meninggalkan Rusia setelah pembunuhan ayahnya, mengatakan dia berharap hadiah itu akan mengilhami warga Rusia lain untuk meyakini “perjuangan sangat layak diteruskan, dan kita sebaiknya jangan putus asa.”

Nemtsova, seorang mantan wartawan televisi di Moskow, sekarang bekerja untuk badan penyiaran Jerman, Deutsche Welle di Berlin.

Polandia, yang pernah menjadi bagian dari blok Soviet, menciptakan hadiah nasional itu tahun 2014 untuk memperingati ulang tahun ke-25 pemilu semi-demokratisnya yang pertama. Pemilu tahun 1989 itu menandai permulaan dari akhir Uni Soviet, yang bubar tahun 1991.

XS
SM
MD
LG