Tautan-tautan Akses

PM Turki Kecam Penangkapan dalam Penyelidikan Korupsi


PM Erdogan mengecam penyelidikan korupsi yang dianggapnya bagian dari “operasi kotor” terhadap pemerintahannya (foto: dok).

PM Erdogan mengecam penyelidikan korupsi yang dianggapnya bagian dari “operasi kotor” terhadap pemerintahannya (foto: dok).

PM Erdogan mengatakan hari Rabu (18/12) penyelidikan korupsi yang memicu penangkapan itu adalah bagian dari “operasi kotor” terhadap pemerintahannya.

Kantor berita resmi Turki mengatakan pihak berwajib telah menahan anak dua menteri dalam penyidikan korupsi yang menarget sekutu-sekutu PM Recep Tayyip Erdogan.

Kantor berita Anadolu mengatakan hari Sabtu (21/12) direktur sebuah bank milik negara, seorang tokoh pengusaha, dan 14 orang lain juga ditahan, sehingga seluruhnya 24 orang masuk penjara sementara menunggu pengadilan. Anak seorang menteri ketiga dan seorang pengusaha bangunan dibebaskan dari penahanan.

Kantor berita swasta Dogan mengatakan mereka yang ditahan dituduh menerima atau memfasilitasi penyuapan.

Erdogan mengatakan, penyidikan korupsi itu merupakan ‘operasi kotor’ untuk menggoyahkan pemerintah dan ia berjanji akan menghukum orang-orang yang memrakarsainya dan mengaitkannya dengan demonstrasi anti-pemerintah musim panas lalu.

Komentar Erdogan itu disampaikan sehari setelah polisi menggerebek kantor-kantor beberapa pebisnis terkemuka yang terkait dengan lingkaran dalam Erdogan dan menangkap beberapa pejabat pemerintah – termasuk putra-putra tiga orang Menteri kabinet – dalam penyelidikan korupsi terbesar sejak Erdogan berkuasa tahun 2002.

Dalam suatu tanda bahwa Erdogan menentang penyelidikan itu, Erdogan hari Rabu (18/12) mengatakan telah memecat lima pejabat tinggi polisi dari jabatannya di Istanbul karena pelanggaran jabatan dan lebih banyak pemecatan akan dilakukan di kota-kota lain.

Media-media Turki melaporkan polisi menggeledah rumah Suleyman Aslan – CEO Halkbank milik pemerintah, menyita beberapa kotak sepatu berisi uang tunai bernilai 4,5 juta dolar. Kantor-kantor bank tersebut digeledah dan pebisnis Azerbaijan – Reza Zarrab – yang menikah dengan seorang bintang pop Turki juga ditahan.

Wakil Perdana Menteri Turki Bulent Arinc memberitahu para wartawan bahwa 51 orang kini diinterogasi.

Penggerebekan dan penangkapan hari Selasan itu kontroversial karena Zekeriya Oz – jaksa yang memimpin penyelidikan itu – diyakini bersimpati pada Fethullah Gulen – ustad Turki yang berbasis di Amerika dan para pengikutnya berpengaruh dalam kepolisian dan kehakiman.

Penyelidikan ini menimbulkan kecurigaan di kalangan lingkaran dalam Erdogan, tentang adanya konspirasi anti-pemerintah.
XS
SM
MD
LG