Tautan-tautan Akses

Pesawat Antariksa Jepang Gagal Masuki Orbit Venus


Pesawat antariksa Jepang, Akatsuki, akan kembali mendekati planet Venus pada tahun 2016.

Pesawat antariksa Jepang, Akatsuki, akan kembali mendekati planet Venus pada tahun 2016.

Pesawat antariksa Jepang, Akatsuki, gagal melambatkan pesawat saat berlalu dekat Venus, sehingga tidak dapat menembus orbitnya.

Badan antariksa Jepang (Jaxa) mengumumkan pesawat penyelidik antariksanya ke Venus telah gagal memasuki orbit planet itu dan kemungkinan telah terbang melewatinya menuju matahari.

Jaxa mengatakan pada hari Rabu bahwa pesawat Jepang bernama Akatsuki, yang berarti Fajar, mengerem dengan mesinnya tetapi tidak cukup lambat untuk memasuki orbit yang sewajarnya. Badan antariksa tersebut mengatakan mereka masih bisa berkomunikasi dengan pesawat itu, dan kemungkinan masih ada kesempatan untuk menempatkannya di orbit ketika pesawat itu berlalu dekat Venus lagi tahun 2016.

Di Amerika Serikat, Perhimpunan Planet yang didirikan oleh ilmuwan Carl Sagan dan lain-lain mengutarakan kekecewaannya, tetapi mengatakan pesawat tersebut sudah berhasil mencapai hal-hal yang luar biasa. "Mereka mengatakan kemunduran ini mengingatkan kita betapa sulitnya penjelajahan antariksa."

Jaxa meluncurkan pesawat senilai 300 juta tersebut pada bulan Mei, dan berharap pesawat itu akan membantu menjelaskan mengapa Venus mempunyai alam lingkungan yang sangat berbeda dari Bumi. Kedua planet itu serupa dalam ukuran dan usia, walaupun bumi 40 juta kilometer lebih jauh dari matahari daripada Venus.

Peralatan penglihatan yang dapat menembus awan tebal yang menyelubungi Venus, melengkapi Akatsuki untuk memantau kegiatan vulkanis di permukaan dan mencari kemungkinan kilat dalam atmosfir Venus.

Jepang baru-baru ini menyelesaikan satu lagi misi antariksa di mana pesawat penyelidik berhasil menangkap debu dari sebuah asteroid dan membawanya pulang ke bumi.

XS
SM
MD
LG