Tautan-tautan Akses

Persidangan Skandal JIS Berlangsung Minggu Ini


Kampus Jakarta International School (JIS) di Jakarta Selatan.

Kampus Jakarta International School (JIS) di Jakarta Selatan.

Para petugas kebersihan yang sebelumnya mengaku bersalah berencana untuk mencabut kembali pernyataannya, mengklaim bahwa polisi telah memukuli mereka.

Lima petugas pembersih akan menghadapi persidangan minggu ini atas tuduhan serangan seksual di Jakarta International School (JIS), kasus-kasus pertama dalam skandal yang telah berlangsung lama ini yang dibawa ke pengadilan.

Krisis di JIS, yang dimulai dengan tuduhan publik pada April bahwa staf pembersih melakukan kekerasan seksual terhadap anak laki-laki berusia enam tahun, telah mengguncang lembaga yang telah menjadi favorit para ekspatriat di ibukota selama lebih dari 60 tahun.

Para petugas ini akan dituntut pada Selasa (26/8) dan Rabu tapi menyangkal segala kesalahan, menurut pengacara keduanya. Mereka semua yang sebelumnya mengaku berencana untuk mencabut kembali pernyataannya, mengklaim bahwa polisi telah memukuli mereka, ujarnya.

Polisi telah menyangkal tuduhan bahwa mereka telah memukuli para tersangka.

Sejak dugaan pertama muncul, kasus ini telah bergulir seperti bola salju, dengan lebih banyak orangtua melaporkan kasus yang sama, staf sekolah menghadapi tuduhan dan fakta bahwa seorang penjahat pedofil yang dicari FBI telah mengajar di sekolah itu selama 10 tahun.

Tuduhan kekerasan telah dilemparkan pada warga Kanada Neil Bantleman, seorang pengurus sekolah, dan asisten guru Ferdinand Tjiong asal Indonesia.

Sekolah tersebut telah menyangkal tuduhan tersebut, dan melakukan penyelidikan yang menurutnya tidak menunjukkan bukti seperti yang dituduhkan. Kedua orang tersebut telah ditahan sejak pertengahan Juli sementara polisi menyelidiki kasus-kasus mereka.

Keluarga salah satu anak laki-laki yang diduga mendapat kekerasan seksual telah mengajukan gugatan sipil melawan sekolah untuk mencari ganti rugi US$125 juta. (AFP)

XS
SM
MD
LG