Tautan-tautan Akses

AS

Peretas Curi Lebih Banyak Data Pegawai Negeri AS


Gedung Kantor Manajemen Personalia (OPM) di Washington, DC.

Gedung Kantor Manajemen Personalia (OPM) di Washington, DC.

Penyelidikan lebih jauh mengungkapkan bahwa 5,6 juta gambar sidik jari dicuri dalam serangan itu atau lebih dari lima kali lipat daripada dugaan semula.

Peretas yang mencuri data personalia jutaan pegawai negeri federal Amerika ternyata mencuri lebih banyak gambar sidik jari daripada dugaan semula, menurut badan pemerintah yang dibobol peretasan besar-besaran itu.

Dalam pernyataan hari Rabu (23/9), Kantor Manajemen Personalia (OPM) itu mengatakan penyelidikan lebih jauh mengungkapkan bahwa 5,6 juta gambar sidik jari dicuri dalam serangan itu atau lebih dari lima kali lipat daripada dugaan semula.

Pembobolan tersebut, yang pertama kali ditemukan sebelumnya tahun ini, berimbas pada data hampir 22 juta pegawai dan mantan pegawai negeri federal, pelamar pekerjaan, dan keluarga mereka.

Para penyelidik Amerika telah memberitahu wartawan secara diam-diam bahwa mereka yakin pemerintah China bertanggung jawab atas pembobolan dan pencurian itu, tetapi para pejabat belum melontarkan tuduhan secara terbuka.

Presiden Barack Obama diperkirakan akan mengangkat masalah serangan dunia maya ketika ia bertemu dengan Presiden China Xi Jinping di Gedung Putih untuk kunjungan kenegaraan pekan ini.

Pemerintahan Obama mengatakan serangan dunia maya itu, khususnya tuduhan pencurian rahasia dagang oleh Beijing, telah menjadi gangguan utama dalam hubungan Amerika-China.

Namun, para pejabat Gedung Putih lebih enggan membicarakan pembobolan OPM itu, yang dipandang sebagai kasus spionase pemerintah yang lebih klasik. [gp]

XS
SM
MD
LG