Tautan-tautan Akses

Penjualan Ritel AS Tahun 2015 Terlemah dalam 6 Tahun


Konsumen AS membeli barang pada "Black Friday" di kota Portland, negara bagian Maine, tahun lalu (foto: dok).

Konsumen AS membeli barang pada "Black Friday" di kota Portland, negara bagian Maine, tahun lalu (foto: dok).

Penjualan ritel AS keseluruhan naik 2,1 persen selama tahun 2015, namun jauh di bawah kenaikan 3,9 persen untuk tahun sebelumnya.

Penjualan eceran Amerika turun 0,1 persen pada bulan Desember, mengakhiri tahun yang sangat mengecewakan untuk penjualan musim liburan akhir tahun dan menimbulkan kekhawatiran baru tentang belanja konsumen tahun 2016.

Seluruhnya, penjualan eceran naik 2,1 persen selama tahun 2015, jauh di bawah 3,9 persen untuk tahun sebelumnya.

Sebagian besar tekanan dikaitkan dengan jatuhnya harga minyak, yang telah menyebabkan harga bensin turun ke tingkat terendah dalam tujuh tahun di Amerika.

Beberapa pakar ekonomi yakin bahwa harga bensin yang rendah akan membuat konsumen Amerika memiliki lebih banyak pendapatan yang bisa dibelanjakan. Tapi data baru dari Departemen Perdagangan Amerika menunjukkan warga Amerika menabung dan tidak berbelanja selama musim liburan akhir tahun.

Meskipun perekrutan pegawai kuat dalam beberapa bulan terakhir, para pakar ekonomi mengatakan, konsumen enggan mengeluarkan uang untuk berbelanja mungkin karena pertumbuhan gaji sangat lemah atau bahkan mandek.

Penjualan mobil tidak banyak berubah dari tahun sebelumnya, tetapi penjualan pakaian turun 0,9 persen dan penjualan barang-barang elektronik turun 0,2 persen.

Belanja konsumen adalah indikator ekonomi yang penting, karena merupakan hampir 70 persen dari jumlah kegiatan ekonomi di Amerika Serikat. [sp/ds]

XS
SM
MD
LG