Tautan-tautan Akses

Peningkatan Kerjasama Ekonomi Prioritas Utama Delegasi Afrika di KAA


Peningkatan kerja sama ekonomi menjadi prioritas utama bagi sebagian besar delegasi, khususnya dari negara-negara Afrika yang pembangunannya masih tertinggal dibanding negara-negara Asia.

Para menteri luar negeri negara-negara Asia Afrika melakukan pertemuan tingkat menteri atau ministerial meeting pada hari kedua Konferensi Asia Afrika (KAA) di Jakarta, Senin (20/4).

Dalam pertemuan yang dibuka oleh Menteri Luar Negeri Indonesia ini, dibahas hasil-hasil dari senior official meeting kemarin, yaitu Bandung Message, kerjasama antar negara-negara Asia-Afrika dan dukungan kemerdekaan Palestina.

Pertemuan ini juga akan membahas lebih dalam mengenai kerjasama strategis negara-negara Asia Afrika.

“Kemitraan strategis Asia-Afrika yang baru sangat penting artinya karena inilah yang akan memuat bagaimana kita mengimplementasikan Bandung Message," ujar Retno.

Peningkatan kerja sama ekonomi menjadi prioritas utama bagi sebagian besar delegasi, khususnya dari negara-negara Afrika yang pembangunannya masih tertinggal dibanding negara-negara Asia.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi (Foto: dok).

Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi (Foto: dok).

"Kami mencari wilayah-wilayah baru. Saya tidak dapat merinci detilnya sekarang tapi saya yakit pada akhir konferensi kita akan dapat muncul dengan resolusi yang sangat konkret yang akan mempengaruhi kerjasama antara Asia dan Afrika," ujar Samori Ang’wa Okwiya, Duta Besar Kenya untuk Indonesia.

Berhane Gebre-Christos, Menteri Negara Urusan Luar Negeri Ethiopia, mengatakan para menteri sedang mengatur rinciannya, "namun ada potensi besar dalam pertanian, sektor padat karya seperti tekstil, minyak, pemrosesan agro..dan lain-lain."​

Sejumlah pejabat tinggi negara Asia-Afrika telah menyepakati rancangan dokumen untuk mendukung kemerdekaan Palestina pada hari pertama pelaksanaan peringatan Konferensi Asia Afrika di Jakarta.

Pertemuan Pejabat Tinggi (Senior Official Meeting/SOM) Konferensi Asia Afrika yang berlangsung hari Minggu (19/4) itu dihadiri delegasi dari 86 negara Asia dan Afrika.

Dokumen tersebut kemudian dibahas pada Pertemuan tingkat Menteri Asia-Afrika dan akan diputuskan pada saat Pertemuan tingkat Kepala Negara.

Selain Deklarasi Palestina, Konferensi Asia Afrika akan membahas dua dokumen utama lainnya, yaitu Pesan Bandung (Bandung Message) dan Menghidupkan Kembali Kemitraan Strategis Baru Asia-Afrika atau Reinvigorating New Asia-African Strategic Partnership (NAASP).

Konferensi Asia Afrika ke-60 ini digelar pada 19-23 April 2015 di Jakarta dan 24 April di Bandung (Sebagian materi diambil dari ACN Newswire, Antara)

XS
SM
MD
LG