Tautan-tautan Akses

AS

Pengadilan AS Nyatakan 4 Orang Bersalah Bunuh Warga Irak


Dua mantan karyawan perusahaan keamanan Blackwater meninggalkan gedung pengadilan federal di Washington DC (foto: dok).

Dua mantan karyawan perusahaan keamanan Blackwater meninggalkan gedung pengadilan federal di Washington DC (foto: dok).

Empat mantan petugas keamanan 'Blackwater' dinyatakan bersalah atas pembunuhan terhadap lebih dari 30 warga Irak di Baghdad, Rabu (22/10).

Pengadilan di Amerika menyatakan empat mantan petugas perusahaan keamanan Blackwater bersalah atas penembakan terhadap lebih dari 30 warga Irak di Baghdad.

Nicholas Slatten divonis bersalah atas dakwaan pembunuhan, sementara tiga lainnya – Paul Slough, Evan Liberty and Dustin Heard – dinyatakan bersalah atas dakwaan melakukan perbuatan kurang pikir yang mengakibatkan hilangnya nyawa.

Vonis tersebut mencakup hanya sebagian dari 33 gugatan terkait pembunuhan tersebut, dan juri kasus ini diperkirakan akan terus membahas vonis untuk tuduhan-tuduhan lainnya.

Kasus ini berpusat pada peristiwa penembakan yang mengakibatkan 14 warga Irak tewas dan 17 lainnya cedera. Penembakan tanggal 16 September 2007 itu memicu kemarahan internasional terkait peran kontraktor keamanan dalam perang di wilayah-wilayah perkotaan yang padat penghuni.

Blackwater dikontrak Departemen Luar Negeri Amerika untuk melindungi diplomat Amerika di Irak.

Pengacara keempat orang itu mengatakan ada bukti kuat mereka ditembaki pemberontak dan polisi Irak, sehingga mereka membalas demi membela diri. Jaksa federal mengatakan mereka tidak diserang dan keempat orang itu menembak tanpa ada provokasi.

XS
SM
MD
LG