Tautan-tautan Akses

Pemimpin Oposisi Kamboja Bertekad Pulang Sebelum Pemilu


Pemimpin oposisi Kamboja Sam Rainsy memiliki pendukung sebanyak leboh dari 70.000 di halaman facebooknya, tanggal 14 Juni 2013 yang lalu (Foto: dok). Sam Rainsy bertekad akan kembali ke Kamboja sebelum pemilu bulan ini.

Pemimpin oposisi Kamboja Sam Rainsy memiliki pendukung sebanyak leboh dari 70.000 di halaman facebooknya, tanggal 14 Juni 2013 yang lalu (Foto: dok). Sam Rainsy bertekad akan kembali ke Kamboja sebelum pemilu bulan ini.

Pemimpin oposisi Kamboja yang mengasingkan diri, Sam Rainsy, bertekad untuk kembali ke Kamboja sebelum pemilu bulan ini untuk membantu menantang kekuasaan 28 tahun PM Hun Sen.

Pemerintah Kamboja mengatakan Sam Rainsy dapat menghadapi penangkapan apabila kembali ke tanah air.

Sam Rainsy dalam suratnya kepada masyarakat internasional dari Perancis, tempat tinggalnya untuk menghindarkan hukuman penjara 12 tahun atas tuduhan yang dipandang luas bermotif politik, mengeluarkan pengumuman terkait rencana kepulangannya ke Kamboja, Minggu (7/7).

Pemimpin oposisi itu dilarang mencalonkan diri dalam pemilu karena hukumannya. Ia mengatakan kedatangannya kembali akan mengetes apakah pemilu itu “bebas dan adil,” sebagaimana diklaim pemerintah.

Para anggota Kongres Amerika sedang berupaya memotong lebih dari $70 juta bantuan tahunan Amerika kepada Kamboja, apabila Hun Sen memenangkan pemilu tanggal 28 Juli mendatang.
XS
SM
MD
LG