Tautan-tautan Akses

Pemimpin Oposisi Rusia Hadapi Penyelidikan Baru


Pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny (dua dari kanan) berdiri saat mendengarkan keputusan hakim di pengadilan Kirov, Rusia (17/4).

Pemimpin oposisi Rusia Alexey Navalny (dua dari kanan) berdiri saat mendengarkan keputusan hakim di pengadilan Kirov, Rusia (17/4).

Para penyidik Rusia mencurigai peimpin oposisi Navalny dan saudara laki-lakinya, Oleg, melakukan penggelapan uang perusahaan sebesar $119 ribu.

Rusia telah melangsungkan penyelidikan baru terhadap pemimpin oposisi Rusia yang mengatakan ia ingin menjadi presiden mendatang Rusia dan memenjarakan Presiden Vladimir Putin yang kini berkuasa dan para sejawatnya.

Para penyidik mengatakan mereka mencurigai Navalny dan saudara laki-lakinya, Oleg, melakukan penggelapan uang perusahaan sebesar 119 ribu dolar.

Navalny menanggapi tuduhan baru itu di akun Twitternya, Kamis (18/4). Ia mengirimkan pesan Twitter yang isinya, “Terjaga di kereta. Baru tahu bahwa mereka melangsungkan penyelidikan baru. Ini artinya perjalanan kita berhasil.”

Pemimpin oposisi ini tampaknya dalam perjalanan pulang ke Moskow dari Kirov, Rusia Utara, di mana ia menjalani pengadilan atas tuduhan pencurian aset senilai $500 ribu dari sebuah perusahaan kayu negara ketika menjadi penasehat gubernur setempat pada 2009.

Navalny membantah apa yang menurutnya tuduhan-tuduhan yang dimotivasi politik itu. Ia mengatakan ia tidak ragu bahwa ia akan didapati bersalah.

Navalny membantu mengorganisasikan protes massa sejak 2011 menentang penipuan pemilu dan kembalinya Putin ke kursi kepresidenan.

Pemilu presiden Rusia mendatang dijadwalkan berlangsung tahun 2018.
XS
SM
MD
LG