Tautan-tautan Akses

PBB akan Latih LSM Yaman untuk Atasi Trauma Korban Perang


Warga berdiri di antara reruntuhan bangunan akibat serangan udara pimpinan Saudi di Sana'a, Yaman (foto: dok).

Warga berdiri di antara reruntuhan bangunan akibat serangan udara pimpinan Saudi di Sana'a, Yaman (foto: dok).

PBB akan melatih para anggota organisasi LSM di Yaman untuk memberi dukungan psikologis bagi para korban perang di sana.

PBB mengatakan akan melatih para anggota organisasi LSM di Yaman untuk memberi dukungan psikologis bagi korban perang yang sedang berlangsung di sana dan mendokumentasi pelanggaran hak azasi manusia.

Beberapa organisasi PBB, termasuk Program Pembangunan PBB, Perempuan PBB, dan kantor Komisaris Tinggi Hak azasi Manusia, akan bekerjasama untuk menyediakan pelatihan bagi 130 orang peneliti dan anggota LSM.

“Pelanggaran hak azasi manusia dalam perang ini telah terjadi dan pelanggaran tersebut harus didokumentasi supaya korban dapat menemukan damai yang relatif dan meneruskan kehidupan mereka. Para pekerja sosial yang dilatih akan membantu masyarakat menderita trauma dan memberi harapan bahwa impunitas tidak harus diterima,” kata Mikiko Tanaka, direktur UNDP di Yaman.

Tanaka mengatakan perang “menimbulkan dampak psikologis yang dahsyat terhadap warga.”

Komisi Hak Azasi PBB mengatakan lebih dari 2.000 orang kaum sipil telah tewas dalam konflik di Yaman, dan 4.000 lagi menderita luka.

Sebelumnya pekan ini, PBB mengatakan korban sipil di Yaman terus meningkat sebagian besar akibat serangan udara yang terus-menerus yang dipimpin Saudi terhadap pemberontak Houthi. PBB mengatakan jumlah korban saat ini kemungkinan lebih besar dari perkiraan dan jumlah korban sipil yang sebenarnya kemungkinan jauh lebih tinggi. [gp]

XS
SM
MD
LG