Tautan-tautan Akses

Jumlah Tewas dalam Serangan terhadap Acara Pernikahan di Yaman Mencapai 130


Al-Mokha, desa di dekat wilayah Wahijah, Yaman.

Al-Mokha, desa di dekat wilayah Wahijah, Yaman.

Sebuah koalisi pimpinan Arab Saudi yang telah melakukan serangan udara di Yaman dengan sasaran pemberontak Houthi sejak Maret membantah bahwa pihaknya bertanggung jawab atas serangan hari Senin di desa Wahijah itu.

PBB dan petugas medis setempat hari Selasa (29/9) mengatakan jumlah korban tewas dalam serangan udara pada pesta pernikahan di Yaman barat daya telah meningkat menjadi sedikitnya 130 orang.

Sebuah koalisi pimpinan Arab Saudi yang telah melakukan serangan udara di Yaman dengan sasaran pemberontak Houthi sejak Maret membantah bahwa pihaknya bertanggung jawab atas serangan hari Senin di desa Wahijah itu. Seorang juru bicara, Brigadir Jenderal Ahmed al-Asseri, menyebut tuduhan itu "benar-benar salah."

Warga sipil telah terperangkap dalam pertempuran yang telah berlangsung setahun yang dimulai ketika pejuang Houthi merebut ibukota, Sana'a, dan kemudian bergerak maju ke selatan ke kota pelabuhan Aden dalam ofensif yang membuat Presiden Abdu Rabu Mansour Hadi melarikan diri ke Arab Saudi. Ia kembali bulan ini setelah serangan udara dan pasukan pro-pemerintah memukul mundur pasukan Houthi dari Aden.

Kantor HAM PBB, hari Selasa (29/9) mengatakan bahwa hingga Kamis lalu, 2.355 warga sipil telah tewas dalam enam bulan terakhir. Kelompok hak asasi manusia itu menyalahkan kedua pihak atas kematian warga sipil.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon mengutuk serangan hari Senin itu dan menegaskan bahwa tidak ada solusi militer bagi konflik di Yaman. Sebuah pernyataan Senin malam dari juru bicara Ban Ki-moon menyoroti keabsahan serangan terhadap warga sipil itu dan mengatakan Ban Ki-moon sekali lagi menyerukan agar semua pihak di Yaman menghentikan pertempuran.

Pertempuran itu telah memaksa sekitar 1,8 juta orang melarikan diri dari rumah mereka di Yaman, menurut data PBB, dan mengakibatkan lebih banyak warga membutuhkan pangan dan bantuan kemanusiaan lainnya. [lt]

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG