Tautan-tautan Akses

PBB Kaitkan Taliban dengan Kejahatan Terorganisir


Kelompok militan Taliban diduga terlibat mafia kejahatan terorganisir di Afghanistan (foto: ilustrasi).

Kelompok militan Taliban diduga terlibat mafia kejahatan terorganisir di Afghanistan (foto: ilustrasi).

Sebuah studi PBB mendapati pemberontak Taliban juga bertindak sebagai badan kriminal, termasuk terlibat perdagangan narkotika dan penculikan.

PBB hari Selasa (10/2) mengatakan keterlibatan Taliban dalam kegiatan kriminal tampaknya telah meningkat di Afghanistan, serta memperingatkan bahwa tren itu berdampak bagi perdamaian dan keamanan di negara yang porak poranda akibat perang tersebut.

Sebuah studi baru yang dilakukan oleh Komite Dewan Keamanan PBB menunjukkan skala dan kedalaman kegiatan kriminal itu baru, dan terbentuk dari interaksi puluhan tahun antara Taliban dan pihak yang terlibat dalam perilaku kriminal, termasuk perdagangan narkotika, pertambangan gelap, kolusi dengan mafia dan penculikan untuk tebusan.

Sebuah pernyataan resmi yang dirilis dari New York menyebut Komite PBB itu telah memeriksa kasus-kasus tertentu mengenai kerjasama antara sindikat kejahatan terorganisir, terutama oleh kelompok-kelompok yang terlibat dalam penculikan untuk tebusan, dalam produksi dan perdagangan narkotika serta eksploitasi sumber daya alam secara ilegal di Afghanistan.

Dikatakan, pada satu waktu pemberontak Islam telah berusaha menghasilkan sumber daya secara langsung dengan bertindak sebagai badan kriminal.

Laporan itu juga menyatakan tren tersebut berdampak bagi perdamaian dan keamanan di Afghanistan, karena memberi insentif ekonomi sangat besar bagi anggota Taliban untuk menentang setiap proses rekonsiliasi yang bermakna dengan pemerintah baru di Afghanistan.

Taliban sejauh ini belum mengomentari laporan tersebut.

XS
SM
MD
LG