Tautan-tautan Akses

Pasukan Burundi Bentrok dengan Pemberontak, 97 Tewas


Militer Burundi terlibat bentrokan bersenjata dengan pemberontak (foto: ilustrasi).

Militer Burundi terlibat bentrokan bersenjata dengan pemberontak (foto: ilustrasi).

Juru bicara militer Kolonel Gaspard Baratuza mengatakan 95 korban tewas itu adalah anggota kelompok pemberontak.

Pemerintah Burundi hari Senin (5/1) mengatakan sedikitnya 97 orang tewas dalam pertempuran selama beberapa hari antara pasukan Burundi dan pemberontak yang memasuki negara di Afrika Barat itu.

Juru bicara militer Kolonel Gaspard Baratuza mengatakan 95 korban tewas itu adalah anggota kelompok pemberontak yang memasuki Burundi dari perbatasan Kongo. Sembilan pemberontak juga ditangkap namun belum diidentifikasi.

Dua tentara pemerintah juga tewas dalam pertempuran yang berawal satu pekan lalu, di sebuah lokasi yang terletak sekitar 60 kilometer dari ibukota Bujumbura.

Pemerintah Burundi mengeluarkan informasi tentang pertempuran itu setelah organisasi masyarakat madani di Burundi menuduh pasukan pemerintah bergegas menguburkan mayat-mayat itu untuk mencegah kecaman kelompok-kelompok HAM, yang mengatakan pasukan pemerintah telah mengeksekusi pemberontak yang telah menyerah.

Vital Nshimirimana – pemimpin LSM Forum untuk memperkuat masyarakat madani menyerukan penyelidikan atas laporan bahwa tentara telah melanggar hak-hak orang yang ditanggap.

Namun Kolonel Gaspard Baratuza membantah tuduhan itu. “Tidak seorang pun yang dibunuh setelah menyerahkan diri atau setelah ditangkap” ujarnya.

Diperkirakan sekitar 180-200 pemberontak telah menyeberang dari Kongo Timur ke Burundi untuk melancarkan serangan. Kongo Timur adalah kubu banyak milisi dan kelompok bersenjata.

XS
SM
MD
LG